Breaking News:

Update Corona di Aceh Tamiang

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Posko Perbatasan Aceh Tamiang Butuh Kamera Thermal

“Suhu tubuh yang diperiksa otomatis muncul di monitor. Jadi petugas tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata dia.

SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Petugas menggunakan thermogun saat memeriksa penumpang bus di Posko Perbatasan, beberapa waktu lalu. Alat ini dinilao tidak efisien dan disarankan diganti dengan kamera thermal. 

“Suhu tubuh yang diperiksa otomatis muncul di monitor. Jadi petugas tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata dia.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Bupati Aceh Tamiang, H Mursil mengakui, pengawasan di Posko Perbatasan Penanggulangan Covid-19 di daerahanya belum maksimal.

Penggunaan alat yang masih sebatas thermogun, dinilainya tidak efisien dan justru mengancam kesehatan petugas.

Hal ini disampaikan Mursil, seiring terus meningkatnya kasus Covid-19 di hampir seluruh wilayah Aceh.

Sebagai daerah yang menjadi pintu gerbang masuk Aceh, Kabupaten Aceh Tamiang diakuinya memiliki tanggung jawab moral untuk memutus mata rantai virus mematikan ini.

“Saya ulangi posko itu bukan cuma untuk kepentingan menjaga Aceh Tamiang, tapi ada tanggung jawab yang kami emban untuk menjaga seluruh Aceh dari ancaman Covid-19,” kata Mursil, Senin (3/8/2020).

Mursil menilai, penggunakan thermogun untuk mendeteksi suhu tubuh masyarakat yang masuk ke Aceh sangat tidak efisien.

Pelancong ke Singapura Wajib Pakai Perangkat Elektronik, Ada Hukuman Berat Jika Melanggar

Penggunaan thermogun dinilainya membuat proses pemeriksaan memakan waktu lama dan menjadikan petugas sebagai objek yang paling rentan terpapar Covid-19.

“Thermogun ini penggunaannya sangat manual, harus satu per satu penumpang diperiksa. Ini membuat terjadi penumpukan di posko,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved