Berita Abdya

Belasan Rumah Rusak Diterjang Badai di Abdya, Korban belum Terima Bantuan Masa Panik

Hingga Selasa (4/8/2020), para korban belum mendapat bantuan masa panik, namun dipastikan tidak ada korban yang mengungsi.

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
Dok BPBK Abdya
Petugas BPBK Abdya menggunakan mesin pemoptong kayu membersihkan pohon mangga ukuran besar tumbang melintang jalan di Dusun Mangga, Desa Lampoh Drien, Kecamatan Susoh, Abdya, dalam peristiwa badai disertai hujan melanda daerah itu, Senin (3/8/2020) siang. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sebanyak 17 rumah warga mengalami rusak berat dan ringan bagian atap dalam peristiwa badai yang menerjang kawasan tersebut, Senin siang.

Para korban belum mendapat bantuan hingga Selasa (4/8/2020), namun dipastikan tidak ada korban yang mengungsi.

Dinas Sosial (Dinsos) Abdya mendata 17 rumah warga rusak berat dan ringan berdasarkan data dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) setempat.

“17 rumah berat dan ringan tersebut berada di tujuh kecamatan,” kata Liza Marfandi, Plt Kepala Dinsos Abdya kepada Serambinews.com, Selasa sore, tadi.     

Korban terbanyak di Kecamatan Manggeng, empat rumah dengan rincian tiga unit di Desa Ujong Padang, yaitu rumah milik Abdul Wahab, T Samsul Baidar, dan Ahmad Yus. Satu rumah di Desa Pantee Raja, milik Mas’ud.

Kecamatan Lembah Sabil, dua unit rusak berat, yaitu rumah milik Safruddin dan Jakfar Siddik di Desa Kayee Aceh.

Kecamatan Susoh, empat unit rusak, selurunya di Desa Kepala Badar, yaitu  rumah milik Wardah, Hasni, Suriati dan Zahara.

Di Kecamatan Jeumpa, dua unit, yaitu rumah Usman Desa Ikue Lhueng dan rumah Salvina Desa Cot Manee.

Kecamatan Blangpidie juga dua unit  rusak, yaitu rumah Taisir Desa Panton Raya dan rumah Samsul Desa Keude Siblah.

Kecamatan Tangan-Tangan, terdapat dua unit, yaitu rumah Yuslina Desa Bineh Krueng dan rumah Firdaus Desa Pantee Geulumpang.

Sedangkan di Kecamatan Kuala Batee, satu unit, yaitu rumah M Nasir B Desa Keude Baro.   

Plt Kepala Dinsos Abdya, Liza Marfandi menjelaskan, bantuan logistik pasca panik kepada para korban telah diusulkan ke Dinas Sosial Aceh. Sebab, bahan logistik triwulan kedua di Gudang Dinsos Aceh di Abdya, sedang kosong.

“Yang tersedia sekarang hanya minyak goreng, kan tak mungkin kita salurkan. Kita tunggu tiba pengiriman bahan logistik pasca panik dari Dinsos Aceh,” kata Liza Marfandi.

Bantuan logistik pasca panik dari Dinsos Provinsi Aceh itu  disalurkan setelah ada permintaan dari masyarakat melalui camat setempat. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved