Berita Abdya
Belasan Rumah Rusak Diterjang Badai di Abdya, Korban belum Terima Bantuan Masa Panik
Hingga Selasa (4/8/2020), para korban belum mendapat bantuan masa panik, namun dipastikan tidak ada korban yang mengungsi.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
Sedangkan bantuan masa panik, menurut Plt Kepala Dinsos Abdya itu, disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya.
• Keuchik Ini Bantu Korban Rumah Rusak Akibat Diterjang Angin Puting Beliung di Aceh Selatan
• Dua ASN di Subulussalam Terduga Korupsi, Salah Satunya Mantan Sekretaris BPKD
• Sekolah Terdekat dengan Pasien Positif Covid-19 akan Diliburkan
Persiapkan Bantuan Logistik
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBK Abdya, Amiruddin dihubungi Serambinews.com, Selasa siang menjelaskan, data sementara yang diperoleh, Senin siang, rumah warga yang mengalami rusak berat dan ringan bagian atap sebanyak sebanyak 9 unit.
“Kemungkinan lebih dari 9 rumah rusak berat dan ringan mungkin saja, karena laporan dari belum habis kami terima. Sekarang, kami sedang meminta laporan dari para camat,” katanya.
Sedangkan korban yang sudah terdata sebanyak 9 unit rumah sedang dipersiapkan bantuan masa panik, tapi baru disalurkan setelah pihaknya menerima surat permintaan bantuan melalui surat dari camat setempat.
“Bantuan masa panik kami salurkan, setelah ada surat permintaan dari camat,” kata Amiruddin.
Bantuan masa panik yang sedang dipersiapkan untuk disalurkan kepada para korban meliputi beras, mie instant dan bahan pangan, termasuk sandang antara lain baju seragam dan tas sekolah, dan kain sarung.
Kalak BPBK Abdya, Amiruddin memastikan tidak korban yang mengungsi sebagai dampak badai tersebut. Sebab, rumah yang rusak bagian atap akibat diterbangkan angin atau ditimpa pohon tumbang itu masih bisa ditempati.
Seperti diberitakan, peristiwa badai, Senin siang, sekira pukul 10.35 WIB itu, selain menerbangkan atap seng sejumlah rumah warga, juga badan jalan di tiga titik ditutupi pohon tumbang setelah diterpa angin kencang.
Yaitu di Desa Lampoh Drien, Kecamatan Susoh, Desa Cot Manee, Kecamatan Jeumpa dan Desa Lhueng Tarok, Kecamatan Blangpidie.
Peristiwa di Desa Lampoh Drien, satu pohon mangga ukuran besar tumbang ke atas badan Jalan Cut Aloh atau lintasan dari Desa Keude Paya, Blangpidie menuju Sangkalan, Susoh.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sempat memacetkan arus lalu lintas dari dua arah.
Karena pohon mangga yang tumbuh di halaman rumah yang disewa Tarmizi (41) itu tumbang dalam kondisi melintang badan jalan aspal.
Peristiwa serupa yang terjadi di Desa Cot Manee, Jeumpa, pohon bambu tumbang ke atas badan Jalan Nasional sehingga arus lalu lintas sempat terganggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pohontumbah.jpg)