Selasa, 2 Juni 2026

Luar Negeri

Pekerja Rumah Tangga Indonesia di Malaysia Disiksa dan Dikurung, Tidak Digaji Selama Setahun

Kepala Perak JSJ, Asisten Komisaris Senior Anuar Othman, menjelaskan pelaku seorang wanita dan dua anaknya yakni seorang laki-laki dan perempuan.

Tayang:
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Zaenal
Harian Metro
FOTO ILUSTRASI - Seorang pembantu rumah tangga di siksa oleh majikannya di Taman Sri Siantan, Bentong, Pahang, Kamis (7/5/2020) 

"Korban telah diantar ke tempat perlindungan sementara dan menunggu penyelidikan lebih lanjut," tutupnya. 

Penyiksaan terhadap TKW atau pembantu rumah tangga di Malaysia, bukan hanya dialami oleh warga Indonesia. 

Sebelumnya seperti diberitakan Serambinews, seorang wanita pekerja rumah tangga asal Kamboja mendapat siksaan dari majikannya di Taman Sri Siantan, Bentong, Pahang, Kamis (7/5/2020).

Wanita ini mendapat kekerasan selain dipukul sampai dua gigi depannya rontok, pada tubuhnya juga terdapat beberapa bekas bara api rokok.

Pembantu rumah tangga ini warga Kamboja, berusia dua puluh tahun.

Ia dibuat ibarat bak seorang budak.

Selain disiksa oleh sang majikan, gajinya selama bekerja dua tahun pun tidak diberikan.

Bahkan, perempuan ini dilarang berkomunikasii dengan keluarga di kampung halaman.

Tensi Darah Tinggi karena Kelelahan Bisa Sebabkan Sakit Kepala, Ini Cara Mengatasinya

Kisah tragis ini diketahui setelah dirinya melarikan diri, dari rumah majikannya dan meminta bantuan di sebuah pusat lembaga pendidikan Alquran yang tidak jauh dari kawasan rumah majikannya.

Pemilik Madrasah Tahfiz Darul Furqan, Mohamad Azam Shah Aziz Mohamad memberikan penjelasan ketika wanita itu datang ke lembaga pendidikan miliknya, ia meminta bantuan.

Karena ada warga negara Kamboja pada lembaga pendidikan Alquran tersebut, maka warga Kamboja membantu wanita itu.

“Tenaga pengajar Kamboja membawa wanita yang mengalami siksaan tersebut ke rumah saya,” ucapnya.

TKW Aceh Nisa yang Disiksa Majikan Ditemukan Keluarga Setelah Dibuang

Penjelasan Mohamad Azam Shah Aziz Mohamad, wanita ini ketika berada di rumahnya, ia segera menghubungi ibunya menceritakan kejadian yang ia alami selama ini.

“Saya terkejut melihat keadaan tubuh wanita ini yang memprihatinkan, bukan hanya dipukul, tubuhnya dipenuhi bekas bara api rokok,” ujarnya.

Orang tua si wanita ini mengira anaknya telah meninggal dunia, akibat dua tahun tidak mendapatkan kabar apapun.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved