Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Korban Banjir Bandang Paya Tumpi Aceh Tengah Pertanyakan Soal Pembangunan Rumah

Korban banjir bandang di Kampung Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, mempertanyakan komitmen pemerintah daerah setempat maupun....

SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Satu unit alat berat melakukan proses pembersihan tumpukan lumpur bekas musibah banjir bandang di Kampung Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (16/5/2020). 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Korban banjir bandang di Kampung Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, mempertanyakan komitmen pemerintah daerah setempat maupun Pemerintah Provinsi Aceh yang pernah berjanji akan membangun rumah warga yang rusak terkena terjangan banjir bandang.

Sampai dengan saat ini, warga korban banjir bandang yang rumahnya hancur, belum juga diperbaiki. Padahal, sebelumnya sudah dijanjikan akan segera dibangun oleh Pemkab Aceh Tengah maupun Pemerintah Provinsi Aceh.

“Sampai hari ini, belum ada pembangunan rumah korban banjir bandang. Warga sudah banyak yang nanya juga,” kata Reje (keuchik) Kampung Paya Tumpi Baru, Idrus Saputra kepada Serambinews.com, Kamis (8/6/2020).

Menurut Idrus Saputra, sebelumnya Pemkab Aceh Tengah, telah menanggung dana sewa rumah bagi para korban yang rumahnya rusak, tetapi untuk proses pembangunan rumah belum ada kejelasan.

“Kami juga tidak mengerti, apakah pembangunannya dilakukan tahun ini, atau tahun depan. Sampai sekarang belum ada informasinya,” tuturnya.

Kisah Viral Guru di Malaysia Temukan Siswanya Pakai Masker Kotor dan Penuh Jahitan

Disebutkan, beberapa korban banjir bandang kerab mempertanyakan rencana pembangunan rumah tersebut kepada aparat kampung. Tetapi untuk sementara belum bisa dijawab lantaran masih belum ada penjelasan dari Pemkab Aceh Tengah maupun Pemerintah Provinsi Aceh, kapan akan dibangun.

“Rencana, kami akan melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah untuk menanyakan perkembangan program pembangunan rumah bagi korban banjir bandang Paya Tumpi. Tujuanya, agar masyarakat, khususnya para korban banjir bandang puas kapan rumah mereka akan dibangun,” sebutnya.

Idrus Saputra juga menjelaskan, selain rumah warga, juga ada beberapa fasilitas publik yang rusak karena musibah tersebut, seperti drainase juga harus segera diperbaiki, tetapi sumber anggaranya masih belum jelas. “Kalau pakai dana desa tidak mungkin karena ada keterbatasan. Kami juga tidak mau, nanti jadi bulan-bulanan warga,” jelas Idrus Saputra.

Musibah banjir bandang yang melanda Kampung Paya Tumpi Baru dan Kampung Paya Tumpi Induk, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (13/5/2020) lalu, menyebabkan belasan rumah warga rusak berat serta sebagian diantaranya rusak ringan.

Musibah itu, juga mengakibatkan beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal, sehingga harus pindah ke rumah sewa yang biaya sewanya ditanggung Pemkab Aceh Tengah. Selain rumah warga, juga beberapa fasilitas umum ikut rusak seperti mushala serta saluran aliran drainase ikut rusak diterjang air bah.(*)     

Diduga Cekcok Rumah Tangga, Seorang Warga di Bener Meriah Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Soal Bantuan Rp 600 Ribu untuk Karyawan Swasta dari Pemerintah, Ini Hal-hal yang Perlu Anda Ketahui

Penutupan Objek Wisata di Aceh Tengah Diperpanjang, Ini Penyebabnya

SKB CPNS Segera Digelar, Plt Kepala BKPSDM Subulussalam Ingatkan Peserta Ikuti Protokol Kesehatan

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved