Kesehatan
11 Tips Alami untuk Sembuhkan Kulit Terbakar Sinar Matahari
Jika Anda mengalami ruam ataupun kulit terasa belang akibat sengatan sinar matahari, berikut tips instan dan alami untuk perawatan terhadap kulit.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Jika Anda mengalami ruam ataupun kulit terasa belang akibat sengatan sinar matahari, berikut tips instan dan alami untuk perawatan terhadap kulit.
SERAMBINEWS.COM - Paparan sinar matahari yang berlebihan dan perlindungan matahari yang tidak tepat menyebabkan sengatan matahari begitu parah.
Panas terik matahari dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn), ruam, dan alergi kulit.
Terlalu banyak terpapar sinar matahari juga dapat menyebabkan kulit terkelupas, kemerahan, lecet, bintik-bintik hitam, kehilangan cairan, gatal, atau nyeri.
Walaupun sudah menggunakan tabir surya, sengatan panas matahari nampaknya tidak dapat terhindarkan.
Jika Anda mengalami ruam ataupun kulit terasa belang akibat sengatan sinar matahari, berikut tips instan dan alami untuk perawatan terhadap kulit yang terkena sengatan matahari, dilansir dari Boldsky.com.
1. Gel Aloe Vera
Gel lidah buaya adalah penyelamat jika Anda mengalami sengatan matahari.
• 9 Cara Minyak Kelapa Digunakan Untuk Kulit, dari Kecantikan Hingga Menyembuhkan Bekas Luka
Gel ini mengandung sifat anti-inflamasi, pelembab dan penyembuhan luka yang kuat, penelitian telah menunjukkan bahwa gel lidah buaya sangat membantu untuk mengobati sengatan matahari.
Cara menggunakannya, oleskan secukupnya gel lidah buaya pada kulit yang terbakar matahari.
Biarkan hingga mengering kemudian bersihkan.
2. Kompres Dengan Es atau Air Dingin
Kompres dengan air dingin telah menjadi salah satu solusi paling populer.
Kompres dengan air dingin akan memberikan bantuan langsung ke rasa sakit dan ketidaknyamanan akibat terbakar sinar matahari dengan menyerap panas.
Jika Anda menggunakan es batu, bungkus terlebih dahulu es dengan handuk atau kain lembut sebelum mengaplikasikannya ke area yang terbakar matahari.
Oleskan dengan lembut ke area yang terbakar matahari. Tahan selama beberapa detik dan pindah ke area berikutnya. Ulangi ini selama 5-10 menit.
• Tak Banyak yang Tahu, Berikut 11 Cara Manfaatkan Susu Untuk Kecantikan dan Kulit Wajah Glowing
3. Teh Hijau
Teh hijau mengandung antioksidan yang dapat membantu menenangkan kulit dan menyeimbangkan ph kulit.
Lebih penting lagi, polifenol dan asam tanat yang ada di dalamnya mengeluarkan panas dari kulit yang terbakar matahari dan memberikan kelegaan luar biasa dari rasa sakit dan gatal.
Caranya, seduhlah secangkir teh hijau, biarkan dingin hingga mencapai suhu kamar.
Celupkan kain bersih ke dalam teh. Oleskan ke kulit yang terbakar matahari. Biarkan selama beberapa detik dan ulangi proses ini beberapa hingga beberapa kali.
4. Susu
Susu mengandung antioksidan seperti vitamin A dan D yang meningkatkan kualitas penyembuhan pada kulit.
Kaya akan asam laktat, susu dengan lembut mampu mengelupas kulit untuk meredakan ketidaknyamanan.
• 5 Manfaat Biji Wijen Hitam yang Tak Banyak Orang Tahu, Bagus untuk Kesehatan dan Kecantikan
Selain itu, susu menciptakan lapisan protein di atas kulit yang terbakar sinar matahari yang menghembuskan panas dan mampu mengurangi rasa sakit.
Caranya, oleskan cairan susu pada kulit yang terbakar sinar matahari. Tahan selama 3-5 menit. Ulangi proses ini 3-4 kali setiap hari.
5. Yogurt
Asam laktat yang ada dalam yogurt mampu mengelupas kulit untuk menghilangkan kulit yang teriritasi dengan lembut sementara protein di dalamnya membantu menenangkan kulit dan menghilangkan rasa sakit dan kemerahan pada kulit.
Carnya, simpan yogurt di lemari es selama beberapa jam. Oleskan yogurt dingin ke kulit yang terbakar matahari. Biarkan selama 30-45 menit, kemudian bersihkan.
6. Mentimun
Dengan kandungan airnya yang tinggi, sifat menenangkan dan analgesik (pereda nyeri), mentimun telah terbukti menjadi obat yang efektif melawan rasa sakit akibat sengatan matahari.
Cara mengaplikasikan, cukup dinginkan mentimun selama beberapa jam di lemari es.
• Rahasia Teh Hijau bagi Kecantikan, Bantu Mengatasi Jerawat hingga Minyak Berlebih pada Kulit
Setelah dipotong kemudian tempel mentimun pada area yang terkena paparan sinar matahari. Biarkan selama 25-30 menit sebelum dibilas.
7. Madu
Madu adalah emolien alami yang memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan penyembuhan luka yang kuat yang akan meredakan nyeri terbakar sinar matahari dalam sekejap.
Cara mengaplikasikannya, oleskan madu secukupnya pada area kulit yang terbakar matahari dan gosokkan pada kulit Anda dengan lembut.
Biarkan selama 20-25 menit sebelum dibersihkan.
9. Oatmeal
Oatmeal telah terbukti meningkatkan penghalang kulit dan meningkatkan proses perbaikan kulit.
Sifat anti-inflamasi oatmeal mengurangi rasa gatal, iritasi dan nyeri akibat sengatan matahari.
Cara mengaplikasikannya, campurkan 1 cangkir bubuk oatmeal yang telah digiling halus dengan satu baskom berisi air.
• Manfaat Daun Salam Untuk Kecantikan Kulit dan Rambut, Hilangkan Jerawat Hingga Kutu di Rambut
Anda berendam dengan air oatmeal ini dan diamkan selama 15-20 menit.
Bilas dan tepuk-tepuk kulit Anda hingga kering dengan lembut.
10. Minyak Esensial Lavender
Minyak esensial lavender dikenal dengan khasiat penyembuhan kulit dan anti-inflamasi yang mampu meredakan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh sengatan matahari sementara minyak kelapa menembus jauh ke dalam kulit untuk melembabkannya dan meredakan gatal dan iritasi.
Caranya, campurkan dengan rata 1 sendok makan minyak kelapa murni dengan 5-6 tetes minyak esensial lavender.
Oleskan campuran tersebut ke area yang terkena paparan sinar matahari.
Diamkan selama 15-20 menit sebelum dibilas.
• 9 Manfaat Ketumbar untuk Kecantikan Wanita, Termasuk Bikin Kulit Bercahaya
11. Cuka Sari Apel
Cuka sari apel berguna untuk menyeimbangkan pH kulit dan sifat antiradangnya yang luar biasa menenangkan kulit, mempercepat penyembuhan kulit, dan meredakan nyeri akibat terbakar sinar matahari secara instan.
Namun, penting agar Anda selalu mengencerkan cuka sari apel sebelum digunakan.
Caranya, campurkan 1 cangkir cuka sari apel dengan air satu baskom berisi air.
Berendam dengan air itu selama 10-15 menit. Sebagai alternatif, Anda bisa mandi dengan air sari apel. Ingatlah untuk membilas hingga bersih setelah menggunakan larutan ini. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kulit-yang-terbakar-karena-sinar-matahari.jpg)