Breaking News:

Ledakan di Beirut Lebanon: 16 Orang Ditahan, Penyelidikan Masih Berlanjut

Orang-orang tersebut adalah pejabat pelabuhan serta orang kepabeanan. Mereka dinilai memiliki tanggung jawab atas pemeliharaan gudang

AFP/STR
Kondisi Pelabuhan Beirut, Lebanon yang hancur diguncang ledakan bahan kimia, termasuk kapal-kapal yang berlabuh dan kawah besar terbentuk di area tersebut, Rabu (5/8/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Lebanon kini sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa ledakan di sekitar kawasan pelabuhan Beirut.

Diketahui, ledakan terjadi pada Selasa (4/8/2020) lalu pukul 18.02 waktu setempat.

Dilansir Al-Jazeera, setelah beberapa hari berlalu pihak berwenang hingga kini telah memeriksa sebanyak 18 pejabat.

Orang-orang tersebut adalah pejabat pelabuhan serta orang kepabeanan.

Mereka dinilai memiliki tanggung jawab atas pemeliharaan gudang yang menyimpan bahan mudah meledak.

Selain itu, mereka diduga terlibat di dalam pekerjaan tersebut.

Kenali, 6 Tanda Anda Terkena Diabetes, Ini Cara Atasi Saat Kelebihan Kadar Gula

Ternyata, Manfaat Air Kelapa Dapat Menurunkan Risiko Penyakit Jantung, Simak Info Ini

Foto satelit yang memperlihatkan sebelum dan sesudah kejadian ledakan di Beirut, Lebanon (Business Insider/Maxar Technologies)

Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan pemerintah di pengadilan militer, Hakim Fadi Akiki.

Dari 18 orang yang sudah diperiksa, 16 diantaranya telah ditahan sebagai bagian dari penyelidikan.

Fadi Akiki pun tidak menyebutkan nama-nama tersebut yang kini ditahan.

Meski demikian, penyelidikan terkait ledakan masih terus dilakukan.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved