Berita Bener Meriah
Dua Hektar Lahan Kebun di Bener Meriah Terbakar, Masyarakat Sempat Dibuat Panik
“Saat kejadian itu masyarakat sempat dibuat panik, karena lokasi kejadian kebakaran lahan sekitar 100 meter dari pemukiman penduduk dan juga...
Penulis: Budi Fatria | Editor: Nurul Hayati
Warga melihat tiba-tiba api sudah membesar.
Kemudian dirinya langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran di kabupaten tersebut.
“Kejadian itu sekira pukul 21.00 WIB dan api dapat dipadamkan sekira pukul 22.30 WIB,” bebernya.
Ia menambahkan, saat kejadian itu petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat sangat kesulitan untuk memadamkan api, karena harus melewati rumah-rumah penduduk.
• 135 Mahasiswa FAH UIN Ikut Pelatihan Secara Daring
“Malam itu, petugas terlihat kewalahan karena selang air harus melewati rumah penduduk, sedangkan api sudah semakin membesar yang membakar lahan lebih kurang seluas 2 hektar,” sebutnya.
Menurutnya, lahan yang terbakar itu milik warga setempat yang kebetulan memang sedang membuka lahan untuk berkebun.
“Masyarakat di sini umumnya petani, seperti petani serai, pinang, dan kemiri,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh warganya, untuk tidak membakar lahan sembarangan.
Apalagi di musim kemarau ini.
“Pada kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan, kami sering mengingatkan warga untuk tidak membakar lahan sembarangan di musim kemarau ini. Apalagi di daerah kami ini lahan umumnya rumput ilalang yang sangat mudah terbakar,” imbuhnya. (*)
• 135 Mahasiswa FAH UIN Ikut Pelatihan Secara Daring
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/personel-polsek-pintu-rime-gayo-melihat-lokasi-kebakaran-lahan.jpg)