Jumat, 5 Juni 2026

Update Corona di Aceh Tenggara

Hasil Tes Puluhan Sampel Swab Covid-19 di Aceh Tenggara belum Keluar

Sebanyak 46 tenaga medis di RSUD Sahudin Kutacane dites swab karena RS tersebut pernah merawat pasien yang belakangan diketahui positif Covid-19.

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Hand-over dokumen pribadi
Ketua Markas Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid 19 Aceh Tenggara, dr Bukhari SPog 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Puluhan sampel Test Swab Covid-19 Kabupaten Aceh Tenggara, belum keluar dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes Aceh).

"Test Swab Covid-19 Aceh Tenggara belum keluar hasilnya. Kita telah koordinasi dengan Direktur RSU Zaionel Abidin Banda Aceh," Ujar Direktur RSU Sahudin Kutacane, dr Bukhari SpOG yang juga Anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Tenggara, kepada Serambinews.com, Sabtu (8/8/2020).

Menurut dia, sampel swab test Covid-19 dari Aceh Tenggara telah dikirimkan ke Balitbangkes Aceh. Karena, Balitbangkes salah satu yang resmi ditunjuk sebagai laboratorium pemeriksaan Covid-19 di Aceh. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur RSUD Sahudin Kutacane, dr Bukhari SpOG yang juga Anggota Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh  Tenggara, kepada Serambi, Sabtu (1/8/2020) mengatakan, sebanyak 46 para medis/medis di RSUD Sahudin Kutacane dites swab. 

Petugas medis/para medis pada tanggal 12 Juli 2020 menangani pasien balita berumur sembilan bulan masuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU H Sahudin Kutacane dengan keluhan sesak nafas dan demam.

Berdasarkan arahan dari dokter anak pasien tersebut dianjurkan untuk di rawat Inap di ruangan anak sejak tanggal 12 Juli 2020 sampai tanggal 23 Juli 2020.

Pasien tersebut pada tanggal 22 Juli 2020 berdasarkan anjuran dokter anak akan di rujuk ke Medan dikarenakan itu maka dilakukanlah pemeriksaan rapid tes kepada pasien tersebut pada tanggal tersebut.Hasil rapid tes balita itu ternyata reaktif sehingga tidak jadi dirujuk ke Medan.

Tim penanganan di RSU H Sahudin Kutacane memutuskan untuk melakukan swab terhadap bocah tersebut karena merujuk dari hasil rapid yang reaktif pada tanggal 23 Juli 2020, setelah hasil rapid didapat pihak keluarga meminta isolasi mandiri di rumah dan akan mengikuti seluruh instruksi dokter.

Pendulang Emas Jadi Sepi di Krueng Woyla, Khawatir Jadi Korban Longsor Susulan

Dihempas Pandemi Covid-19, Harga Kopi Arabika Gayo Anjlok

Kemendagri Terus Monitor Realisasi Penyaluran Hibah untuk KPU, Bawaslu dan Pengamanan

Setelah swab dikirim oleh dinas kesehatan kabupaten, ke propinsi, pihak dinas kesehatan kabupaten dan provinsi meminta agar dilakukan swab terhadap kedua orang tua dkarenakan usia bocah itu masih balita.

Kemudian, pada tanggal 24 dan 25 Juli 2020 dilakukan pemeriksaan swab terhadap ibu kandungnya padaa tanggal 24 Juli 2020 dan 25 Juli 2020.

Pemeriksaan Swab terhadap ayah balita itu dilakukan pada tanggal 25 Juli 2020, ayahnya hanya dilakukan pemeriksaan swab 1 kali. Hasil swab keduanya positip Covid-19.

Kebijakan Gugus Kabupaten Aceh Tenggara saat ini, bapak dan ibu akan dirawat di ruang isolasi Sahudin 14 hari kedepan dan kita telah melakukan swab terhadap 46 petugas medis yang pernah kontak dengan bayi tersebut.

"Saat ini warga Aceh Tenggara yang terkonfirmasi postif Covid-19, dua orang dari pasangan suami istri dan seorang warga Agara berada di Banda Aceh," ujar dr Bukhari Pinim SpOG.(*)

Pesawat Air India Express Tergelincir dan Terbelah Menjadi Dua, 18 Orang Tewas, 46 Lainya Luka Parah

Timnas Indonesia TC di Luar Negeri, Shin Tae-yong Pilih Korsel daripada Belanda

7 Kombinasi Makanan Berbahaya Dikonsumsi Anak-anak: Ada Pisang dan Susu hingga Daging dan Kentang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved