Berita Pidie
Ini Gejala Cabai Diserang Penyakit Layu, Kadis Pertanian Pidie: Harus Dicabut Tidak Bisa Diobati
Layu fusarium bisa menyerang tanaman cabai kapan saja, terutama pada musim hujan seperti sekarang ini.
Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
Layu fusarium bisa menyerang tanaman cabai kapan saja, terutama pada musim hujan seperti sekarang ini.
Laporan Nur Nihayati | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Kepala Dinas Pertanian Pidie, Ir Sofyan Ahmad menaruh prihatin nasib petani cabai merah.
Pasalnya kondisi sebagian besar tanaman ini mengalami layu dan berangsur-angsur mati.
Serangan penyakit layu ini hampir merata di seluruh Pidie yang menanam cabai merah di Kecamatan Pidie hingga Batee.
Menurut Sofyan, penyakit layu ini atau disebut layu fusarium sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur patogen Fusarium oxysporum.
Layu fusarium bisa menyerang tanaman cabai kapan saja, terutama pada musim hujan seperti sekarang ini.
Pada musim hujan jamur Fusarium oxysporum mudah berkembang biak dan mudah menyebar dari satu tanaman ketanaman lainnya.
Tingkat kelembaban udara yang tinggi sangat berpengaruh terhadap perkembangbiakan jamur ini, terlebih lagi jika terjadi genangan air hujan dilahan dan pH tanah yang rendah.
• Ledakan Dahsyat Beirut, Aktris Nadine Njeim Jalani Operasi 6 Jam, Badan Berlumuran Darah
• Plt Gubernur tak Hadir Panggilan DPRA Soal Sembako Warga Aceh di Malaysia, DPRA: Sudah Diperkirakan
Sementara itu, inisiasi infeksi dari penyakit ini terjadi pada leher batang bagian bawah tanaman yang bersinggungan dengan tanah.
Bagian tersebut membusuk dan berwarna cokelat. Infeksi menjalar ke akar sehingga mengalami busuk basah.
Apabila kelembapan tanah cukup tinggi, bagian leher batang yang semula busuk kering tersebut berubah warna menjadi putih keabu-abuan karena terbentuk masa spora.
Tidak hanya itu, serangan layu fusarium juga dapat menjalar pada bagian ranting tanaman dan berakhir pada layunya daun tanaman yang kemudian dapat menyebabkan kematian pada tanaman.
Serangan layu fusarium sering sekali dijumpai pada tanaman baik usia muda maupun sudah dewasa.
Gejala yang ditunjukkan yaitu tanaman akan tampak layu pada pukul 10.00-14.30 (selama siang hari) dan akan kembali tampak segar pada pagi serta sore hari selama proses fotosintesis berkurang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kadis-pertanian-pidie-sofyan-ahmad.jpg)