Berita Pidie
Ini Gejala Cabai Diserang Penyakit Layu, Kadis Pertanian Pidie: Harus Dicabut Tidak Bisa Diobati
Layu fusarium bisa menyerang tanaman cabai kapan saja, terutama pada musim hujan seperti sekarang ini.
Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
Sekilas, gejala ini mirip dengan layu bakteri namun bedanya adalah pada lamanya fese infeksinya.
Pada layu bakteri, tanaman akan akan langsung mati kering dalam 2-3 hari sedangkan layu fusarium akan tampak layu dan semakin parah hingga mati membutuhkan waktu sekitar 7-10 hari.
• Pedagang di Jalan Kartini Direlokasi
Hingga saat ini memang belum ditemukan fungisida kimia yang benar-benar efektif untuk mengatasi serangan layu fusarium.
Namun demikian jamur patogen ini tetap bisa dikendalikan populasinya pada lahan pertanian.
Berikut merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan serangan layu fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum.
Perlakuan trichoderma
Trichoderma merupakan agensia hayati berupa jamur baik yang dapat melawan perkembangan jamur patogen, atau biasa disebut dengan fungisida alami.
Fungisida alami ini sangat efektif dan efisien untuk mencegah layu fusarium.
Cara penggunaannya adalah dengan mencampurkannya dengan pupuk kandang sebagai pupuk dasar atau bisa juga dengan dikocorkan pada setiap lubang tanaman.
Mencabut tanaman bergejala
Jika sudah terlihat adanya tanda-tanda tanaman layu karena layu fusarium, maka sebaiknya tanaman tersebut segera dicabut dan kemudian dibakar.
Jika perlu, tanah bekas tanaman terserang tersebut juga dapat ikut dibuang atau dapat disemprotkan dengan fungisida kontak berbahan aktif klorotalonil atau tembaga hidroksida.
Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan yang lebih cepat ke tanaman yang masih sehat.
Penggunaan pupuk yang tepat
Mengurangi penggunaan pupuk berkadar N tinggi, seperti urea.
Jika perlu, gunakan pupuk NPK. Penggunaan urea yang berlebihan akan menyebabkan tanaman sukulen dan mudah terserang penyakit ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kadis-pertanian-pidie-sofyan-ahmad.jpg)