Breaking News:

Berita Luar Negeri

Pesawat Tergelincir dari Landasan Pacu di India, 14 Orang Tewas, Puluhan Terluka

Setidaknya 15 dari yang terluka berada dalam kondisi kritis, dan operasi penyelamatan telah berakhir.

for serambinews.com
Seorang penumpang yang terluka setelah penerbangan Air India Express tergelincir dari landasan pacu di bandara Kozhikode, dibawa ke tempat perawatan ke Medical College Hospital di Kozhikode, negara bagian Kerala, India, Jumat 7 Agustus 2020. (AP Photo) 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI -  Sebuah pesawat terbang dari maskapai Air India Express dengan 190 orang di dalamnya tergelincir dari landasan pacu dan terbelah menjadi dua bagian saat mendarat pada Jumat dalam hujan lebat di India selatan.

Polisi mengatakan, sedikitnya 14 orang tewas dan 123 lainnya luka-luka.

Abdul Karim, seorang perwira senior polisi negara bagian Kerala, mengatakan, korban tewas termasuk salah satu pilot. Dia mengatakan, setidaknya 15 dari yang terluka berada dalam kondisi kritis, dan operasi penyelamatan telah berakhir.

Rajiv Jain, juru bicara Kementerian Penerbangan Sipil, mengatakan, tidak ada kebakaran yang dilaporkan terjadi pada pesawat Boeing 737 setelah mendarat dan pecah menjadi dua bagian.

Insiden Menegangkan di Laut Hitam, Jet Tempur Su-27 Rusia Usir Dua Pesawat Pengintai AS

Milisi Houthi Klaim Tembak Jatuh Pesawat tak Berawak AS Berbendera Arab Saudi

Taipan India Manfaatkan Mesin Traktor Perah Susu Sapi, Juga Bisa Digunakan Bajak Sawah

Saluran berita NDTV mengatakan, pesawat itu terbang dari Dubai ke Kozhikode, juga disebut Calicut, di negara bagian Kerala di India selatan.

Itu adalah penerbangan repatriasi yang membawa warga India kembali ke negara itu, kata seorang pejabat. Penerbangan komersial reguler telah dihentikan di India karena wabah virus korona.

Jain mengatakan, di dalamya ada 174 penumpang dewasa, 10 bayi, dua pilot, dan empat awak kabin.

Amitabh Kant, yang mengepalai komisi perencanaan pemerintah, mengatakan, landasan pacu berada di puncak bukit dengan ngarai yang dalam di kedua sisinya, sehingga sulit untuk mendarat.

“Insiden itu terjadi karena hujan lebat dan jarak pandang yang buruk. Ini benar-benar menghancurkan, ”katanya kepada NDTV.

Indonesia Beruntung, Pesawat Jatuh Tujuan Jakarta Ini Ternyata Bawa Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

China Mobilisasi Tentara Etnis Han Gusur Muslim Uighur, AS Jatuhkan Sanksi ke Perusahaan Paramiliter

Akhirnya, Iran Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina ke Prancis untuk Dianalisis

Perdana Menteri Narendra Modi membuat tweet dengan mengatakan, "Sedih oleh kecelakaan pesawat di Kozhikode." Dia mengaku sudah berbicara dengan pejabat terpilih Kerala.

Air India Express adalah anak perusahaan Air India.

Bencana udara terburuk di India terjadi pada 12 November 1996, ketika sebuah penerbangan Saudi Arabian Airlines bertabrakan di udara dengan Penerbangan Kazakhastan Airlines dekat Charki Dadri, di negara bagian Haryana. Peristiwa ini menewaskan 349 penumpang di kedua pesawat tersebut.(ap)

Editor: Said Kamaruzzaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved