Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Polisi Razia di Depan Mapolres Atam, Tidak Berkaitan dengan Perintah Plt Gubernur, Tapi Sasar Ini

“Bukan, sasaran razia ini tidak ada kaitannya dengan Covid-19,” ungkap Kasat Lantas POlres Aceh Tamiang, AKP Andrew Agrifina.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang, AKP Andrew Agrifina 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Razia di jalan nasional lintas Medan–Banda Aceh dilaksanakan polisi di depan Mapolres Aceh Tamiang (Atam) pada Sabtu (8/8/2020) jelang tengah malam.

Sejumlah polisi yang ditempatkan di lokasi untuk memeriksa satu per satu kendaraan yang melintas, baik dari arah Medan atau sebaliknya.

Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang, AKP Andrew Agrifina ketika dikonfirmasi Serambinews.com memastikan, razia tersebut tidak berkaitan dengan kebijakan Pemerintah Aceh untuk memperketat kembali perbatasan seiring meningkatnya kasus Covid-19.

“Bukan, sasaran razia ini tidak ada kaitannya dengan Covid-19,” ungkap Kasat Lantas POlres Aceh Tamiang, AKP Andrew Agrifina.

Berdasarkan arahan yang diterimanya dari Kabagops Polres Aceh Tamiang, AKP Sukirno, beber Kasat Lantas, razia kali ini lebih menyasar kepada pengendara yang terlibat narkoba, bahan pelendak, hingga senjata api ilegal.

Santri MUDI Samalanga Kembali Ke Dayah Ikuti Protokol Kesehatan Covid-19, Ini yang Dilakukan

Angin Kencang Diprediksi hingga September  

Pemko akan Batasi Jam Buka Warkop

Untuk mendukung operasi tersebut, Andrew menyebut, pihaknya telah mengerahkan 10 personel ke titik razia yang dipusatkan di depan Mapolres Aceh Tamiang.

“Mengenai hasil di lapangan, belum kita peroleh karena operasi masih berlangsung,” ungkapnya.

Terkait pengawasan di perbatasan, Andrew menjelaskan, prosedur pemeriksaan masih terus dilakukan dengan menggunakan thermogun.

Sejauh ini, terang dia, belum ada arahan untuk memulangkan pendatang dari luar Aceh yang tidak membekali dirinya dengan surat keterangan bebas Covid-19.

“Yang di posko perbatasan masih terus dilakukan hingga batas waktu yang belum diketahui. Mengenai prosedur juga belum ada perubahan, masih sebatas suhu tubuh,” tukas Andrew.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved