Breaking News:

Berita Gayo Lues

Ayah Dua Anak Sakit Hati, Honor Jaga Tower Turun, Kemudian Dipecat, BTS Telkomsel Rikit Gaib Dibakar

Seorang ayah dua anak bertindak nekad seusai merasa sakit hati. Dia penjaga BTS Telkomsel di Rikit Gaib, Gayo Lues (Galus) tidak terima honor menjaga

SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Kapolres Galus AKBP Carlie Syahputra Bustamam didampingi Kasat Reskrim dan Kasubbag Humas menghadirkan tersangka pembakar Tower BTS Telkomsel di aula Mapolres di Blangsere, Senin (10/8/2020) 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Seorang ayah dua anak bertindak nekad seusai merasa sakit hati.

Dia penjaga BTS Telkomsel di Rikit Gaib, Gayo Lues (Galus) tidak terima honor menjaga tower diturunkan.

Selama ini, dia menerima Rp 900 ribu per bulan, tetapi PT Telkomsel menurunkan menjadi Rp 300 ribu per bulan.

Melihat hal itu, ayah dua anak itu tidak terima, sehingga bertindak anarkis.

Dengan berbekal ban bekas, dia membakar Tower Telkomsel sampai hangus terbakar.

Padahal, menara itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk berkomunikasi dengan dunia luar.

Tersangka yang bernama Abdullah alias Dulah (40) warga Dusun Uyem Tebel, Rikit Gaib telah ditangkap polisi.

Kapolres Galus, AKBP Carlie Syahputra Bustamam didampingi Kasat Reskrim dan Kasubbag Humas menggelar konferensi pers di aula Mapolres di Blangsere, Senin (10/8/2020).

Dikatakan, tersangka pembakar perangkat tower BTS Telkomsel dilandasi sakit hati terhadap Telkomsel.

Halaman
12
Penulis: Rasidan
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved