Kamis, 9 April 2026

Luar Negeri

Pakistan Kecam Arab Saudi, Tidak Dukung Pembebasan Kashmir dari Cengkeraman India

Ada gumaman ketidakpuasan di Islamabad, karena Arab Saudi tidak mengambil sikap pro-Pakistan terhadap Kashmir.

Editor: M Nur Pakar
Foto: CNN
Menlu Pakistan, Shah Mahmud Qureshi 

IIntinya, perbedaan antara Riyadh dan Islamabad telah meledak secara terbuka dengan cara yang tidak terduga"

SERAMBINEWS.COM, ISLAMABAD - Ada gumaman ketidakpuasan di Islamabad, karena Arab Saudi tidak mengambil sikap pro-Pakistan terhadap Kashmir.

Saudi juga memiliki daftar keluhan mereka sendiri dengan Islamabad, terutama terkait kedekatan PM Pakistan Imran Khan dengan Iran.

Tetapi kepercayaan bahwa kedua negara, keduanya pemain utama di dunia Islam dengan sejarah hubungan yang erat, akan menemukan cara untuk mengelola perbedaan tersebut.

Tetapi dengan peristiwa geopolitik yang bergerak cepat, sebagian besar didorong oleh gerakan sepihak dan agresif China untuk menutupi pandemi virus Corona.

Kekuatan utama di Eurasia telah melihat pergantian penjaga di AS dimungkinkan beberapa bulan ke depan, seperti dilansir PTI, Rabu (12/8/2020).

Intinya, perbedaan antara Riyadh dan Islamabad telah meledak secara terbuka dengan cara yang tidak terduga.

Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmud Qureshi mengecam Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang dipimpin Arab Saudi.

Pakistan beralasan OKI tidak memberikan dukungan kepada Kashmir.

Pakistan juga memperingatkan kurangnya gerakan di front ini dapat memaksa negaranya mencari dukungan. dari blok negara Muslim yang terpisah.

Negara-negara dari blok hipotetis yang dimaksud Qureshi termasuk negara-negara seperti Turki, Iran dan Malaysia.

Pakistan Kecam India Membangun Kuil Ram Mandir, Bekas Masjid yang Dihancurkan Garis Keras Hindu

Tokoh Komik Jepang Mulai Digemari di Arab Saudi, Seorang Pria 31 Tahun Buka Akiba Cafe

Ketua Muslim Kashmir India Kecam Konglomerat Mukesh Ambani

Semuanya dalam setahun terakhir mengkritik tindakan pemerintah Narendra Modi di Kashmir termasuk langkahnya mengakhiri status khusus mayoritas Muslim di Kashmir.

Arab Saudi telah menolak permintaan Pakistan untuk mengadakan pertemuan khusus OKI di Kashmir.

Indikasi lain yang terlihat hubungan ke selatan datang minggu lalu ketika laporan mengatakan Pakistan dipaksa membayar 1 miliar dolar AS ke Arab Saudi.

Juga, Arab Saudi telah mematikan keran minyak yang seharusnya dikirim ke Pakistan dengan pembayaran yang ditangguhkan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved