Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Aceh Tenggara

Asrama Santri Putra Pesantren Darul Huffaz Tanoh Alas Terbakar

Asrama santri Putra Pesantren Darul Huffaz, Desa Rambah Sayang, Kecamatan Tanoh Alas, Aceh Tenggara, terbakar, Jumat (14/8/2020) sekitar pukul 13.30..

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Asrama santri putra Pesantren Darul Huffaz, Desa Rambah Sayang, Kecamatan Tanoh Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, terbakar, Jumat (14/8/2020) sekitar pukul 13.30 WIB. Api berhasil dipadamkan 30 menit kemudian. Namun, tidak ada harta benda santriwan yang bisa diselamatkan. Ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah. 

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Asrama santri Putra Pesantren Darul Huffaz, Desa Rambah Sayang, Kecamatan Tanoh Alas, Aceh Tenggara, terbakar, Jumat (14/8/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

Api berhasil dipadamkan 30 menit kemudian. Namun, tidak ada harta benda santriwan yang bisa diselamatkan. Ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Pimpinan Pesantren Darul Huffaz Tgk Hamdani SPdI Al-Alasi, Tgk Hamdani, kepada Serambinews.com, Jumat (14/8/2020) mengatakan, dua ruangan asrama santri putra musnah dilalap si jago merah.

Api dengan cepat menjalar bangunan satriwan tesebut. Kata dia, saat itu, para santri lagi melaksanakan salat jumatan berjamaah di Ponpes tersebut.  Disaat hendak selesai salat jumaat, terdengar suara ibu-ibu menjerit sambil menyatakan kebakaran dan meminta tolong.

Begitu mereka selesai salat, para santriwan berlarian menyiram bangunan asrama tersebut menggunakan ember. Namun, api sudah membesar sehingga memusnahkan bangunan permanen atap seng tersebut.

Tak lama kejadian, satu armada mobil pemadam kebakaran milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara satu unit tiba. Tetapi, api lebih awal menghanguskan bangunan beserta isinya seperti pakaian, lemari dan kasur para santri putra.

Kata Tgk Hamdani, di asrama santri putra yang merupakan program tahfiz quran itu dihuni santri putra 30 orang, karena ponpes tersebut bording school. Sedangkan, jumlah santri putra seluruhnya 150 orang.(*)

Innalillah, Satu Lagi Pasien Suspek Covid di RSUD-YA Tapaktuan Meninggal Dunia

Korban Selamat Ledakan Dahsyat Beirut Minta DK PBB Selidiki Penyebab Amoniak Nitrat Meledak

Aman Dio dan Keasyikan Menelusuri Sejarah dan Budaya Gayo dari Era Kolonial

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved