Breaking News:

Video

VIDEO - Antusiasme Rakyat Aceh Saat Peringati 1 Tahun MoU Helsinki

Kesepakatan damai disambut haru dan penuh suka cita oleh masyarakat Aceh kala itu.

Penulis: Habibi | Editor: Amirullah

SERAMBINEWS.COM - Hari ini, 15 tahun lalu, tepatnya tanggal 15 Agustus 2005, sebuah sejarah untuk Aceh dan Indonesia tercatat dengan tinta emas.

Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Republik Indonesia (RI) yang sekian lama berseteru, sepakat berdamai setelah melalui serangkaian pertemuan di Helsinki, Finlandia.

Para pihak sepakat mengakhiri perang dan memilih jalan untuk kembali bersatu.

Malik Mahmud mewakili GAM dan Hamid Awaluddin mewakili Pemerintah RI, pada 15 Agustus 2000 duduk bersanding menandatangani perjanjian damai di Helsinki, Finlandia.

Abdullah Puteh: Peringatan Perdamaian jangan Hanya Sebatas Seremonial

Dinilai Bukan Aib, Anggota DPRK Subulussalam Minta Pemerintah Buka Data Pasien Covid-19

Perjanjian damai ini dikenal dengan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki.

Kesepakatan damai disambut haru dan penuh suka cita oleh masyarakat Aceh kala itu.

Ada banyak cara dilakukan untuk memperingati hari bersejarah itu.

Seperti pada 15 Agustus 2006, puluhan ribu rakyat Aceh dari berbagai daerah melakukan konvoi ke Banda Aceh, menghadiri acara peringatan 1 tahun peringatan MoU Helsinki.

Perdamain UEA dan Israel Semata-mata untuk Bohongi Dunia, Pencaplokan Palestina Tak Akan Berhenti

Massa dalam jumlah besar berpawai mengelilingi kota Banda Aceh dengan berjalan kaki dan menumpang berbagai jenis kendaraan.

Jalanan penuh sesak, ketika massa bergerak ke Masjid Raya Baiturrahman pada tanggal 15 Agustus 2006 yang kala itu jatuh pada hari Selasa.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved