Update Corona di Subulussalam
Dokter di Subulussalam Ini Siap Beri Rp 100 Juta Bagi yang Mampu Buktikan Diagnosa Covid-19 Bisnis
Risdianty siap memberikan uang tunai sebesar Rp 100 juta bagi warga yang mampu membuktikan penegakan penyakit covid-19 merupakan bisnis.
Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
Berikut isi postingan Risdianty
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Awalnya saya mengabaikan semua yg dikatakan terhadap saya dan tim saya dalam penegakan diagnosa covid karena saya anggap tidak penting
Tetapi mengingat santernya FITNAH atas nama tim saya : dr Risdianty Saragih, MSc, SpPD, finasim dan dr Ghamal Hanafiah, SpP beserta seluruh tim yg bekerja saya mengadu keberanian anda yg mengatakan kami menegakkan penyakit ini berdiri dibalik bisnis covid utk membuktikannya
Bila terbukti anda akan saya berikan uang cash 100 juta rupiah
Dan bila tidak terbukti anda cukup saya minta minta ampun pada ALLAH SWT atas segala fitnah dan meminta maaf di media sosial.
Caranya.. Jumpai managemen RS dan minta ketemu saya dan tim insyaa allah saya temui.
Saya tunggu keberaniannya dan tidak hanya berbicara di media sosial saja..
Terimakasih..
Sebelumnya pendiri Yayasan Rumah Kita Kota Subulussalam ini juga sudah memberikan penjelasan soal diagnosa covid-19 di daerah ini.
Dia membantah segala tudingan karena mereka pun sebenarnya tidak menginginkan adaya penyakit covid-19.
Bila memang ingin mencari keuntungan mengapa tidak sekalian semua pasien yang kami rawat kami buat adakan diagnosa Covid-19 biar kami kaya mendadak,”
Demikian antara lain petikan isi hati Risdianty Saragih, dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam yang diunggah pada akun facebooknya dua hari lalu.
Postingan tersebut merupakan satu dari sederet tulisannya mengenai berbagai badai cercaaan dan tudingan miring terhadap insan medis terkait virus corona di daerah ini.
Cacian dan tudingan terkini terhadap para medis atau tenaga kesehatan termasuk para dokter menyangkut meninggalnya seorang pasien berinisial NM (48) yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil SWAB.