Tabrakan Maut di Bireuen
Penuturan Ayah Korban yang Anaknya Meninggal Tabrakan Maut di Peudada, Ka Awai dijak Aneuk Lon
Ia tak menyangka anaknya telah pergi selama-lamanya sedang ia masih terbaring dengan luka di tubuh.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Ia tak menyangka anaknya telah pergi selama-lamanya sedang ia masih terbaring dengan luka di tubuh.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Siapa pun tak akan menyangka kapan ajal menjemput.
Manusia berencana Allah SWT yang menentukan semuanya.
Musibah kecelakaan lalu-lintas di Peudada Bireuen antara Mopen Hiace BA 7904 JZ dengan truk Interculler BK 9376 BL yang
terjadi di ruas jalan Banda Aceh Medan kawasan Peudada Bireuen, Minggu
(16/08/2020) mengakibatkan dua orang meninggal.
Pertama supir hiace bernama M Zamzami asal Pidie Jaya.
Musibah itu juga merenggut jiwa seorang putri kecil bernama Putri Aklima (9) ia dimakankan ke Keumala, Pidie kampung asalnya.
Kepergian Putri Aklima meninggalkan luka yang dalam bagi keluarga besarnya.
Terlebih lagi, Ibrahim (55) warga Birem Puntong, Langsa Baru, Kota Langsa.
Ibrahim ayah dari Aklima ini juga mengalami luka serius akibat peristiwa itu.
Tangisnya pecah saat menceritakan kepiluan hatinya mengingat peristiwa naas itu.
• Heboh Pelajar SMP Disebut Berubah Jadi Anjing Hingga Dikubur Hidup-hidup, Ini Fakta Sebenarnya
• Selain Untuk Sayuran, Kentang Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh: Dapat Mencegah Penuaan Dini
• Harga Cabai Lokal di Pidie dan Pijay Anjlok, Ini Penyebabnya
Ia tak menyangka anaknya telah pergi selama-lamanya sedang ia masih terbaring dengan luka di tubuh.
Selain dirinya mengalami luka berat, istrinya juga luka berat serta satu anak ke empat dari lima bersaudara bernama Putri Aklima (9) meninggal dunia dalam musibah tersebut.
Ayah lima anak ini saat ditemui Minggu (16/82020) baru sanggup duduk di ranjang rawatan rumah sakit itu sesekali memandang Syifa (6) anak dari adiknya yang ikut bersamanya juga mengalami luka dan lebam di wajah.
Ibrahim yang ditemani sejumlah keluarga lainnya dengan derai air mata mengatakan, ia berangkat dari Keumala, Pidie ke Langsa.