Luar Negeri
Lebanon Kembali Berlakukan Lockdown dan Jam Malam Selama 14 Hari
Pemerintah Lebanon, Jumat (21/8/2020) memulai penguncian parsial selama dua minggu dan pemberlakuan jam malam.
SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Pemerintah Lebanon, Jumat (21/8/2020) memulai penguncian parsial selama dua minggu dan pemberlakuan jam malam.
Hal itu setelah kasus virus Corona meningkat tajam menyusul ledakan di Pelabuhan Beirut yang menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan orang.
Kasus virus yang dikonfirmasi telah meningkat dari 5.417 orang sehari setelah ledakan besar pada 4 Agustus 2020 menjadi hampir 11.000 orang pada Jumat (21/8/2020).
Hal itu menyebabkan para pejabat mengumumkan penguncian.
Pada Kamis (20/8/2020), Kementerian Kesehatan Lebanon menghitung rekor 605 kasus baru yang dikonfirmasi dalam 24 jam sebelumnya.
Meningkatkan jumlah total kasus yang terdaftar sejak akhir Februari 2020 menjadi 10.952 orang.
Pandemi telah menewaskan 113 orang di negara kecil itu, yang berhasil membatasi penyebaran virus pada awal wabah.
• Saad Hariri Bakal Menjadi PM Lebanon Lagi, Didukung Oleh Ketua Parlemen
• Lebanon Butuh Reformasi Super Kuat, Membangun Kembali Kepercayaan Rakyat
• Rakyat Lebanon Hening Cipta, Kenang Korban Ledakan Dahsyat Beirut
Banyak bisnis tutup pada Jumat (21/8/2020) pagi di Beirut.
Tetapi beberapa sektor, termasuk bank, toko bahan makanan, toko buku, dan apotek diizinkan buka.
Restoran, klub malam, pantai, dan toko pakaian adalah beberapa bisnis yang ditutup oleh Kementerian Dalam Negeri.
Kasus virus telah meningkat sejak awal Juli 2020, ketika penguncian sebelumnya dicabut dan satu- satunya bandara internasional Lebanon dibuka kembali.
Pada akhir Juni 2020, Lebanon mencatat 1.778 kasus dan jumlah itu berlipat ganda lebih dari lima kali dalam tujuh minggu terakhir ini.
Namun jumlahnya meningkat secara dramatis setelah 4 Agustus 2020, setelah ledakan hampir 3.000 ton amoniak nitrat yang disimpan di pelabuhan Beirut.
Lebih dari 180 orang tewas dan lebih dari 6.000 terluka serta seperempat juta orang tinggal di rumah yang tidak layak.
Ledakan itu membanjiri rumah sakit dan juga merusak dua rumah sakit yang memiliki peran kunci dalam menangani kasus virus Corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bendera-lebanon-dari-pecahan-kaca.jpg)