Covid 19
Warga Aceh di Amerika: Covid-19 bukan Hoaks, Tiap Hari 1.000 Orang Meninggal di AS
Sangat banyak warga Aceh yang bermukim di luar negeri sebagai profesional, tapi tidak punya jalur untuk memberi masukan ke Pemerintah Aceh.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
Terkait dengan diaspora Aceh, Adron mengatakan sangat banyak warga Aceh yang bermukim di luar negeri. Mereka adalah orang-orang profesional.
Hanya saja, diaspora Aceh profesional ini tidak punya jalur memberi input ke Pemerintah Aceh.
“Banyak anak anak muda Aceh yang bekerja di bidang minyak dan gas, financial, IT dan sebagainya, tapi tidak punya jalur,” ujarnya.
Ia menyarankan adanya pertemuan berkala setiap dua tahun sekali, anak-anak muda Aceh diaspora ini pulang ke Aceh dan bertemu dengan berbagai kalangan, untuk memberikan ide dan masukan bagi pembangunan Aceh.
“Membangun Aceh harus ditemukan ide baru. Pertemuan itu bisa melahirkan ide baru. dipadukan ide lokal dan ide dari luar. Dengan begitu cepat maju Aceh,” ujar Adron menyudahi saran dan pendapatnya.(*)
• Kecelakaan Saat Ngelive di Medsos, Penyanyi Ini Tewas di Depan Ratusan Penggemarnya yang Menonton
• Pengamat: Pembatasan BBM Subsidi di Tengah Pandemi Covid-19 Kebijakan yang Tidak Tepat
• Politikus yang Sering Kritik Vladimir Putin Diracuni di Atas Pesawat, Kondisinya Memprihatinkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/adroaliyusuf.jpg)