Berita Aceh Tengah

Kawanan Harimau tak Lagi Terlihat di Dekat Perkampungan, Aktivitas Warga Kuyun Uken Kembali Normal

Aktifitas masyarakat Kampung Kuyun Uken, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, kembali normal setelah dipastikan tidak adanya lagi kawanan...

Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
Harimau Sumatera. 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Aktifitas masyarakat Kampung Kuyun Uken, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, kembali normal setelah dipastikan tidak adanya lagi kawanan harimau yang berkeliaran di dekat area perkampungan.

Keberadaan “kucing besar” ini, sempat membuat warga resah karena dikhawatirkan bisa menjadi sasaran binatang yang dikenal buas tersebut. Bahkan sebelumnya, warga di daerah itu selama beberapa hari, tidak berani beraktifitas menggarap kebunya lantaran takut bertemu dengan kawanan harimau.

Reje (keucik) Kampung Kuyun Uken, Aramiko yang dihubungi Serambinews.com, Sabtu (22/8/2020) mengatakan, pihaknya sudah memastikan jika keberadaan kawanan harimau sudah tidak pernah lagi terlihat oleh warga berkeliaran di kawasan Kampung Kuyun Uken.

“Selain itu, petugas dari BKSDA serta LSM beberapa hari lalu pernah datang kemari untuk melacak keberadaan kawanan harimau. Tapi setelah ditelusuri di lokasi yang diduga sering terlihat, tidak ada lagi nampak tapak kaki maupun jejak kawanan harimau itu,” kata Aramiko.

Karena sudah tidak terlihat lagi, lanjut Aramiko, warga sudah berani kembali berkatifitas untuk menggarap areal perkebunan kopi serta tanaman muda yang sempat ditinggal selama beberapa hari sejak adanya kabar munculnya kawanan harimau di dekat kampung itu.

Kawanan Harimau Resahkan Warga Kampung Kuyun Uken Aceh Tengah

Taman Margasatwa Benggala Menunggu Kelahiran Bayi Harimau dari Induk Bernama Sheela

BREAKING NEWS - Hari Ini Positif Corona Tambah 70 Kasus, Aceh Kembali Masuk 10 Besar Nasional

“Alhamdullilah, sekarang sudah aman. Warga sudah bisa pergi ke kebun. Walaupun belum masuk masa panen kopi, tapi sebagian petani pergi ke kebun untuk membersihkan lahan kebunya. Atau ada juga yang merawat dan menanam tanaman muda. Tempo hari, ada yang sempat nggak ada yang berani pergi ke kebun,” ujar Aramiko.

Meski begitu, Aramiko, tetap mengingatkan warganya untuk selalu berhati-hati ketika menggarap area kebunnya. Apalagi, jika lokasi lahan garapan yang berada tidak jauh dari kawasan hutan sehingga sangat rawan bertemu dengan binatang buas.

“Mudah-mudahan, kawanan harimau itu, tidak muncul lagi. Jadi, warga disini tetap bisa beraktifitas pergi kebun,” pungkasnya.

Seperti diberitakan Serambinews.com sebelumnya, pada awal bulan Agustus 2020 lalu, kawanan harimau yang diperkirakann berjumlah tiga ekor, sempat terlihat oleh warga berkeliaran di kawasan Kampung Kuyun Uken. Kawanan harimau, bahkan sempat memangsa ternak sapi peliharaan milik warga.

Sejak kejadian itu, warga tidak berani untuk beraktifitas menggarap lahan kebunya. Sebagian warga yang memiliki hewan ternak, sengaja mengikat hewan peliharaanya di dekat rumah maupun pemukiman agar terhindar dari sasaran kawanan harimau yang sempat berkeliaran di dekat kampung itu.(*)

Tidak Cukup Bukti, Pria Paruh Baya dan Dua Wanita di Karaoke Langsa Diserahkan ke Keluarga

Tas Berisi Harta Senilai Rp 40 Juta Dijambret, Korban Kaget Karena Pelaku Adalah Suami Sirinya

Remaja Ini Seatap dengan Mayat Ibu Selama Empat Bulan, Ketahuan Setelah Tetangga Mencium Bau Busuk

  

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved