Gerakan Sosial

Tu Sop Serahkan Rumah BMU untuk Guru Balai Pengajian di Bener Meriah

Tgk Usman bersama istri Ummi Khatijah (49) mempunyai 3 orang anak masing-masing Julia Putri (15), Julianda Putra (15) dalam kesehariannya sebagai buru

Penulis: Budi Fatria | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Umum BMU Tgk M Yusuf Nasir atau Abiya Jeunieb, menyerahkan rumah bantuan kepada Tgk Usman Saman masyarakat kurang mampu warga Dusun Yakin Kampung Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Senin (24/8/2020) sore. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Gerakan Sosial (Filantropi) Barisan Muda Ummat (BMU) bentukan Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop kembali menyerahkan bantuan satu rumah layak huni kepada guru balai pengajian di Kabupaten Bener Meriah.

Rumah dengan kode BMU-WPU 052 tersebut dibangun dari dana masyarakat Aceh didalam maupun di luar negeri khususnya BMU-WPU di Malaysia melalui donasi BMU Peduli.

Penyerahan kunci rumah bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum BMU Tgk M Yusuf Nasir yang lebih dikenal dengan sebutan Abiya Jeunieb, kepada Tgk Usman Saman masyarakat kurang mampu warga Dusun Yakin Kampung Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Senin (24/8/2020) sore.

Tgk Usman bersama istri Ummi Khatijah (49) mempunyai 3 orang anak masing-masing Julia Putri (15), Julianda Putra (15) dalam kesehariannya sebagai buruh tani dan Imam Meunasah.

Pilo Poly, Sosok Penyair di Balik Bunga Rampai Seperti Belanda, Dari Konflik Aceh ke MoU Helsinki

Kim Jong Un Disebut Sudah Koma Berbulan-bulan, Adiknya Akan Segera Ambil Alih Kekuasaan

Aparat Gampong Telusuri Rekam Jejak Pasien Positif Covid-19 di Aceh Barat

Mereka sebelumnya menempati rumah gubuk ukuran 5x6 M dengan satu kamar dan dapur, atapnya daun rumbia, berdinding papan sudah lapuk termakan usia dengan kondisi memprihatinkan, di rumah tersebut istrinya Ummi Khadijah mengajarkan Alquran bagi anak-anak di sekitar tempat tinggalnya, jika hujan lebat terpaksa pengajian diliburkan karena atap rumah bocor sehingga dapat membasahi tempat belajar.

Abiya Jeunieb dalam sambutannya menyebutkan, rumah BMU-WPU 052 mulai dilakukan penggalangan dana tanggal 8-14 Maret 2020 selama 7 hari oleh Gerakan BMU Peduli, dana yang masuk mencapai Rp 62.374.200 rupiah dari 449 donatur.

Lanjutnya, sedangkan realisasi pembangunannya 57.131.000 rupiah, sisa dana 5.243.200 rupiah digunakan untuk rumah selanjutnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved