Breaking News:

Berita Aceh Besar

Alhamdulillah, 99,03 Persen Warga Aceh Besar Sudah Miliki KTP Elektronik

"Alhamdulillah, telah mencapai 99,03 persen rakyat Aceh Besar ber-KTP."

SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Kadisdukcapil Aceh Besar, Rahmad Sentosa SSos MAP 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Aceh Besar, Rahmad Sentosa SSos MAP mengatakan, sebanyak 263.345 orang atau sekitar 99,03 persen warga Aceh Besar dari 604 gampong di 23 kecamatan telah memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

"Alhamdulillah, telah mencapai 99,03 persen rakyat Aceh Besar ber-KTP. Ini kerja keras petugas di lapangan dan kepedulian masyarakat tinggi untuk memiliki dokumen kependudukan,"Ujar Rahmad Sentosa SSos MAP kepada Serambinews.com, Rabu (26/8/2020).

Menurut dia, masyarakat wajib KTP di Aceh Besar totalnya berjumlah 265.913 orang dan telah melakukan rekam sebanyak 263. 345 orang, serta yang belum merekam e-KTP berjumlah 2.568 orang.

“Sedangkan total jumlah penduduk di Aceh Besar hingga saat ini mencapai 395.653 jiwa,” Kadisdukcapil Aceh Besar, Rahmad Sentosa SSos MAP.

Untuk memudahkan pelayanan pembuatan e-KTP bagi masyarakat, lanjut dia, mereka tetap melayani perekaman di Kantor Disdukcapil Aceh Besar di Kota Jantho, UPTD Sibreh, Lambaro, Peukan Bada, dan Darussalam.

Gerbang Masuk Jalan Cot Keumeunyan Blangpidie Abdya Sempit & Mendesak Dilebarkan, Kerap Kecelakaan  

Stok Alat Rapid Test Covid-19 di Lhokseumawe Kosong, Ini Langkah Gugus Tugas

BNI Kembali Ditunjuk untuk Salurkan Banpres Bagi Pelaku Usaha Mikro

“Karena masih pandemi Covid-19, maka pelayanan pembuatan e-KTP tetap memberlakukan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak fisik dan memakai masker," tandas Rahmad Sentosa.

Selain di kantor, ucapnya, Disdukcapil juga membuka layanan online selama pandemi Covid-19 untuk mengurangi masyarakat yang datang ke Kantor Disdukcapil di Jantho.

“Kami membuka layanan online via WhatsApp (WA). Melalui pelayanan online ini, masyarakat yang mengurus dokumen-dokumen kependudukan, setelah dokumen selesai dicetak, kemudian diinformasikan oleh petugas Disdukcapil Aceh Besar kembali kepada masyarakat untuk diambil di kantor,” paparnya.

Kemudian, terang dia, ada juga masyarakat yang sudah langsung mencetak sendiri surat pindah, kartu keluarga, akta kelahiran, dan akta kematian.

“Warga mencetak sendiri setelah didikirim bentuk pdf dan sudah ditandatangani Kadisdukcapil secara elektronik. Layanan seperti itu, mulai diterapkan per 1 Juli tahun 2020,” ungkapnya.

Pembagian Masker Terus Marak, Tak Ketinggalan Brimob Aceh Bagikan di Simpang Elak Muara Satu

4 September, Pemerintah Aceh akan Gebrak Masker ke Seluruh Daerah

Gerbang Masuk Jalan Cot Keumeunyan Blangpidie Abdya Sempit & Mendesak Dilebarkan, Kerap Kecelakaan  

“Pencetakan sendiri kartu keluarga, akta kelahiran, dan akta kematian, sudah tidak menggunakan security printing (blanko yang lama) tetapi sudah menggunakan kertas HVS A4 80 gram, sesuai dengan Permendagri nomor 109 tahun 2019,” terangnya.

“Ini tujuannya untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan untuk keamanan ditandatangani secara elektronik dan membuktikan keasliannya denga memindai kode barcode.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved