Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Zaini Abdullah Pernah Ditelepon Dubes Swedia karena Teken Qanun Hukum Jinayat, Begini Jawabannya

Abu Doto mengatakan ditelepon oleh Duta Besar Swedia mempertanyakan kenapa Qanun Jinayah diteken.

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Mantan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, berbicara dalam cara launching buku Abu Doto: Perjuangan Tanpa Akhir di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Senin (31/8/2020). 

Abu Doto mengatakan ditelepon oleh Duta Besar Swedia mempertanyakan kenapa Qanun Jinayah diteken.

Padahal, kata Abu Doto mengutip pernyataan Duta Besar Swedia, gubernur yang lama tidak mau menandatangani qanun tersebut.

Pernyataan itu membuat Abu Doto tersinggung karena sudah dibeda-bedakan.

“Saya bukan tipe, soal siapa mau siapa tidak mau. Tapi saya sebagai seorang pimpinan daerah harus melaksanakan dan mayoritas penduduk Aceh menginginkan itu. Kalau tidak saya diturunkan.

Kalau misalnya saudara menjadi gubernur di Aceh, saudara juga akan membuat demikian,” kata Abu Doto ketika menjawab Duta Besar Swedia.

Selain hal itu, dalam pertemuan itu, selain menceritakan masa kecil dan perjuangan saat Aceh dilanda konflik, Abu Doto juga berkisah tentang keberhasilan lainnya selama lima tahun memimpin Aceh.

Ia juga mengapresiasi pembangunan jalan tol. “Kita sudah ada tol, alhamdulillah ini sudah ada kemajuan. Semoga ini ada manfaat,” pungkasnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved