Heboh Utas Fetish Kaki Berkaus Kaki, Begini Tanggapan Psikolog
Dalam utasnya, pengunggah menceritakan adanya seorang laki-laki yang berulang kali memaksa ia mengirimkan foto kakinya mengenakan kaus kaki.
Ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, D membenarkan kisah yang sempat ia bagikan di Twitternya tersebut benar-benar ia alami secara langsung.
D menyebutkan, kejadian tersebut terjadi di Yogyakarta.
Ia pun mengaku sempat mengirimkan foto mengenakan kaus kaki dan sepatu basket pada pelaku.
Namun, sang pelaku meminta D melepas sepatunya tersebut dan mengirimnya kembali.
Hal itupun mulai menimbulkan kecurigaan dalam benak D.
"Dia mintanya tanpa sepatu. Saya nggak mau, udah ada kecurigaan, dan pas saya nanya buat apa jawabnya buat koleksi doang," beber D pada Tribunnews.com, Selasa (1/9/2020).
Tanggapan Psikolog
Psikolog Klinis dari Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta, Citra Hanwaring Puri SPsi Psikolog, mengaku telah mengetahui cerita yang dibagikan dalam utas 'Fetish Kaki Berkaus Kaki' yang viral tersebut.
Citra membenarkan, pelaku dalam kasus ini diduga mengalami fetish disorder.
Namun, Citra menjelaskan, seseorang beru dapat dipastikan mengalami fetish disorder apabila orang tersebut telah berulang kali berfantasi seksual dengan benda-benda mati selama minimal 6 bulan.
"Iya, diduga fetish, tapi saya tidak tahu ya ini sudah berlangsung berapa lama dan sudah berapa banyak yang dipaksa atau diminta kirimkan itu."
"Kalau fetish disorder atau kelainan ini pastinya berlangsung minimal 6 bulan dan itu dia sering melakukannya atau bahkan memaksa mengirimkan objek (seksual) pelaku," jelas Citra pada Tribunnews.com, Selasa siang.
Menurut Citra, kejadian ini sama halnya dengan kasus fetish kain jarik yang sempat viral beberapa waktu lalu.
"Jadi memang fetish ini kelainan dimana seseorang itu memiliki fantasi atau dorongan seksual terhadap benda mati atau non genital," ungkapnya.
Citra menyebutkan, orang yang mengalami fetish biasanya akan merasa terangsang secara seksual ketika melihat benda-benda mati seperti pakaian dalam, sepatu hak tinggi, kain berenda, hingga kaus kaki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/viral-setelah-gilang-bungkus-kini-jagat-media-sosial-digemparkan-dengan-fetish-kaus-kaki.jpg)