Breaking News:

Kupi Beungoh

Jembatan Aceh-Papua, Ikhtiar Menyemai Kerukunan Umat Beragama di Nusantara

Sesuai dengan fakta di lapangan kehidupan masyarakat umat beragama di Aceh adem ayem, nyaris tidak ada konflik antar umat beragama

FOR SERAMBINEWS.COM
Muhammad Nasril Lc MA, Kasubbag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Aceh 

Oleh Muhammad Nasril, Lc. MA *)

KERUKUNAN umat beragama di Aceh telah dibangun sejak lama dan terawat dengan baik.

Nilai-nilai agama yang mengajarkan kedamaian dan saling menghormati menjadi pedoman masyarakat di sana demi mewujudkan hubungan harmoni. 

Kendati provinsi dengan mayoritas pemeluk Islam,  kerukunan yang terbangun antara umat muslim dan non-muslim di Aceh berlangsung dengan tanpa adanya gesekan dan konflik akibat faktor agama. 

Meski menurut indeks yang dirilis Kemenag tahun 2019 Aceh berada di posisi bawah, bukan berarti kehidupan umat beragama di Aceh tidak rukun dan intoleran.

Sesuai dengan fakta di lapangan kehidupan masyarakat umat beragama di Aceh adem ayem, nyaris tidak ada konflik antar umat beragama.

Rasa toleransi antar sesama pemeluk agama terangkai dengan baik.

Ular Masuk Dalam Mulut Saat Tidur, Begini Cara Dokter Keluarkan Hingga Ada yang Menjerit

Tokoh atau para Pembimbing Masyarakat (Pembimas) baik Katolik, Kristen, Hindu, dan Budha di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh sepakat menyuarakan, meski sebagai minoritas kehidupan masyarakatnya berlangsung dengan aman dan nyaman. 

Seperti saat Ramadhan 1441 H/2020M, para pemuka agama di Aceh mengikuti aturan dan kearifan masyarakat Aceh  di bulan suci Ramadhan.

Pembina Masyarakat Katolik Kanwil Kemenag Aceh, Baron F Pandiagan mengatakan, di bulan Ramadhan umat Katolik di Aceh tidak memiliki keluhan.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved