Breaking News:

Ternyata Vaksin Covid-19 Buatan China dan Rusia Punya Kelemahan Besar, Simak Penjelasan Ahli

Vaksin Covid-19 profil tinggi yang dikembangkan di Rusia dan China memiliki sejumlah potensi kelemahan besar

AFP/Handout / Russian Direct Investment Fund
Vaksin virus Corona yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute, Moskow, Rusia pada 6 Agustus 2020. 

SERAMBINEWS.COM - Vaksin Covid-19 profil tinggi yang dikembangkan di Rusia dan China memiliki sejumlah potensi kelemahan besar.

Yakni, vaksin tersebut didasarkan pada virus flu biasa yang telah terpapar banyak orang, sehingga berpotensi membatasi keefektifannya.

Reuters mengutip laporan Wall Street Journal memberitakan, vaksin CanSino Biologics, yang penggunaannya disetujui untuk militer China, adalah bentuk modifikasi dari adenovirus tipe 5, atau Ad5.

Perusahaan sedang dalam pembicaraan untuk mendapatkan persetujuan darurat di beberapa negara sebelum menyelesaikan uji coba skala besar.

Sementara itu, vaksin yang dikembangkan oleh Institut Gamaleya Moskow, yang disetujui di Rusia pada awal bulan ini, juga didasarkan pada Ad5 dan adenovirus kedua yang kurang umum.

Rakyat Thailand Marah, Pemerintah Tunda Beli Dua Kapal Selam China 

“Saya mengkhawatirkan Ad5 karena banyak orang memiliki kekebalan,” kata Anna Durbin, peneliti vaksin di Universitas Johns Hopkins kepada Reuters.

"Saya tidak yakin apa strategi mereka ... mungkin tidak akan memiliki kemanjuran 70%. Mungkin memiliki kemanjuran 40%, dan itu lebih baik daripada tidak sama sekali, sampai sesuatu yang lain muncul."

Vaksin dipandang penting untuk mengakhiri pandemi yang telah merenggut lebih dari 845.000 nyawa di seluruh dunia.

Gamaleya mengatakan pendekatan dua virusnya akan mengatasi masalah kekebalan Ad5.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved