Update Corona di Subulussalam

Dimakamkan tanpa Prokes, Begini Riwayat Perawatan Pasien Covid-19 Subulussalam yang Meninggal Dunia

Untuk kedua kalinya pasien positif Covid-19 di Kota Subulussalam dimakamkan tanpa melalui protokol kesehatan (Prokes).

Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Subulussalam, Baginda Nasution memberikan keterangan terkait hasil rapid test seorang pasien dalam pengawasan (PDP) di kota tersebut, Jumat (3/4/2020). 

Almarhum dilaporkan diswab sebelum meninggal dunia. Sampelnya dikirim ke Lab Unsyiah namun belum sempat keluar sang pasien meninggal dunia.

Pascameninggalnya pasien S, pihak Dinas Kesehatan yang dibantu Forkopimcam, kepala Puskesmas Simpang Kiri  dan pihak lainnya melakukan tracking di rumah duka.

Tracking ke rumah almarhum S langsung dilaksankan Kamis (3/9/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.

Gugus Tugas mengatakan rencananya tim tracking Dinkes Subulussalam akan mengambil swab terhadap keluarga yang kontak erat dengan almarhum.

Sejauh ini tercatat sebanyak 11 orang kontak erat antara lain istri, anak-anak, dan yang memandikan almarhum.

Angka kematian pasien positif Covid-19 di Kota Subulussalam kembali bertambah.

Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam dalam siaran persnya kepada Serambinews.com, Jumat (4/9/2020) menyebutkan seorang warga di sana meninggal dunia dengan status positif Covid-19.

Adapun tiga warga yang Covid-19 masing-masing inisial S jenis kelamin laki-laki berusia 54 tahun tinggal di kawasan Kecamatan Simpang Kiri.

Lalu lalu FS, jenis kelamin perempuan berusia 23 tahun juga warga Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

Selanjutnya SM, jenis kelamin perempuan berusia 35 tahun juga berdomisili di Kecamatan Simpang Kiri.

Adapun inisial S telah meninggal dunia sebelum hasil swabnya dari laboratorium Unsyiah keluar.

S sendiri  masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Subulussalam Minggu 30 Agustus lalu sekitar pukul 02.00 WIB.

Sementara insial FS yang terkonfirmasi positif merupakan salah satu tenaga kesehatan di RSUD Kota Subulussalam.

Sedangkan isinial SM hasil tracking dinas kesehatan paska dinyatakannya pasien R yang meninggal dunia positif covid-19 pekan lalu.

Lagi, Tiga Warga Kota Subulussalam Terkonfirmasi Positif  Covid-19, Seorang Meninggal Dunia

Mewahnya Pengantin Gayo Masa Lalu, dengan Hiasan Kalung Perak

Kemenag Aceh Singkil Verifikasi Izin Operasional Pesantren, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

SM terkonfirmasi positif berdasarkan surat kepala laboratorium penyakit infeksi Universitas Syiah Kuala pada tanggal 3 September 2020.

Nomor 390/PKU/IX/2020 perihal hasil pemeriksaan yang ditujukan kepada direktur RSUD Kota Subulussalam.

SM menjalani pemeriksaan SWAB RT-QPCR bersama 28 orang lainnya sekaitan meninggalnya seorang warga di sana.

Sampel VTM ke 39 orang dari RSUD Subulussalam diperiksa 2 September lalu dan satu orang dinyatakan positif.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved