Berita Nagan Raya
Heboh! Warga Nagan Raya Ditemukan Meninggal Mendadak di dalam Mobil, Begini Kronologisnya
Dugaan sementara, penyebab meninggal mendadaknya pria yang hari-hari berprofesi sebagai petani tersebut karena terkena serangan jantung.
Laporan Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Mujadi (47), warga Desa Serba Guna, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya pada Minggu (6/9/2020) sekira pukul 15.20 WIB, ditemukan meninggal dunia mendadak di dalam mobil.
Dugaan sementara, penyebab meninggal mendadaknya pria yang hari-hari berprofesi sebagai petani tersebut karena terkena serangan jantung.
Kasus warga meninggal di dalam mobil itu sempat heboh karena warga takut mendekat, lantaran paparan Covid-19 yang meningkat di Nagan Raya.
Sebab itulah maka warga tidak ada yang berani melakukan evakuasi terhadap korban Mujadi.
Akhirnya, turun tim medis dari Puskesmas Alue Bilie yang menggunakan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap untuk melakukan evakuasi terhadap korban.
• Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
• 61 Nelayan Aceh yang Terdampar di India Belum Bisa Pulang, Pemerintah Diminta Fasilitasi Kepulangan
• Bertambah 78, Corona di Aceh Tembus 2.000 Kasus
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, Minggu (6/9/2020), dari pihak kepolisian menjelaskan, Mujadi yang mengendarai mobil Avanza BL 926 VI menggantikan oli kendaraannya itu di sebuah bengkel kawasan Alue Bilie, Kecamatan Darul Makmur.
Setelah selesai ganti oli mobil di bengkel, Mujadi kemudian menghidupkan kendaraannya dan pergi.
Namun setelah beberapa meter bergerak, mobil itu tiba-tiba mati dengan kondisi Mujadi berada di dalam kendaraan tersebut.
Lalu pekerja bengkel yang curiga mobil yang sudah ganti oli mati tiba-tiba itu mendekat dan mencoba memanggil korban, namun Mujadi tidak menjawab.
Karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, terlebih dalam situasi pandemi Covid-19, warga sekitar pun kemudian menghubungi pihak kepolisian dan TNI.
• Ternyata, Jalan Kaki 30 Menit Setiap Pagi untuk Cegah Penyakit Jantung dan Stres
• Ini Sederet Manfaat Rutin Minum Air Putih Saat Bangun Tidur di Pagi Hari
• Hari Ini, Satu Pasien Covid-19 di Aceh Barat Meninggal Dunia
Sementara di lokasi korban Mujadi meninggal, mendadak menjadi ramai, meski warga tidak berani mendekat karena sempat dikaitkan dengan isu corona.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi selanjutnya menghubungi puskesmas untuk dilakukan evakuasi terhadap korban.
Sebuah ambulans dengan petugas medis menggunakan APD secara lengkap pun dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Setelah tiba, tim medis langsung memeriksa korban dan mendapati ternyata Mujadi sudah meninggal dunia.
Lalu dengan menggunakan ambulans, jenazah Mujadi dibawa pulang ke rumah duka di Desa Serba Guna guna dikebumikan di pemakaman umum desanya.
• Pelanggan Telkomsel Dapat Nikmati Tayangan Disney+Hotstar
• Jembatan Penghubung di Pedalaman Aceh Timur Ini Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemkab
• Tempat Pelelangan Ikan PPI Ujong Serangga Abdya Jorok, Ini Permintaan Warga dan Jawaban DKP Abdya
Sebelum dibawa pulang ke rumah, jenazah Mujadi divisum dan tidak ditemukan bekas kekerasan/penganiayaan pada tubuhnya.
Namun begitu, petugas medis tidak melakukan rapid test dan swab karena korban sudah meninggal, sehingga langsung dibawa ke rumah duka.
Polisi kemudian menghubungi pihak keluarga guna menyelidiki kasus meninggal mendadak ituini. Pihak keluarga almarhum menyatakan selama ini Mujadi mempunyai riwayat penyakit jantung.
Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK melalui Kapolsek Darul Makmur, Iptu Samsul Bahri kepada Serambinews.com mengatakan, korban yang ditemukan meninggal dalam mobil diduga karena serangan jantung.
"Ini diketahui dari pemeriksaan saksi termasuk keluarga dan pihak medis," kata Kapolsek Iptu Samsul Bahri.
• Hari Ini, Pasien Positif Covid-19 di Aceh Besar Bertambah 28 Orang, Total Pasien Covid 526 Orang
• Kronologi Pria di Mataram Bakar Rumah Orangtua Kekasihnya, Emosi Cintanya Ditolak
• Viral Bocah 10 Tahun Bertubuh Kekar dan Berotot, Disebut Superman Syndrome
Dari keterangan saksi, lanjut Kapolsek, bahwa sebelum korban meninggal dunia, Mujadi sempat terjatuh dan pusing saat pergi dari bengkel.
Namun korban kembali mensopiri sendiri mobilnya hingga akhirnya meninggal dunia di dalam mobil.
Menurut dia, dari pemeriksaan visum juga tidak ditemukan bekas penganiayaan sehingga jenazah almarhum sudah diambil pihak keluarga guna dikebumikan.(*)