Update Corona di Banda Aceh
Lagi, Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Banda Aceh, Hari Ini Sebanyak 26 Orang
Hari ini, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Banda Aceh bertambah 26 orang. Total pasien hingga Rabu (9/9/2020), sebanyak 580 orang.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
Laporan Asnawi Luwi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hari ini, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Banda Aceh bertambah 26 orang. Total pasien hingga Rabu (9/9/2020), sebanyak 580 orang.
Sebab, sehari sebelumnya pada Selasa (8/9/2020) kemarin, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Banda Aceh masih 554 orang.
"Artinya, dalam sehari saja bertambah 26 orang. Ini mengalami peningkatan yang signifikan dari hari ke hari pasien positif Covid-19 di Banda Aceh," terang Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes kepada Serambinews.com, Rabu (9/9/2020).
Disebutkan dia, dari sembilan kecamatan di Kota Banda Aceh, kali ini giliran Kecamatan Syiah Kuala terbanyak pasien positif corona mencapai 115 orang.
Menyusul di urutan kedua, Kecamatan Kuta Alam sebanyak 111 orang. Kecamatan Ulee Kareng 73 orang, serta Kecamatan Lueng Bata dan Kecamatan Baiturrahman masing-masing 62 orang.
• Pemkab Simeulue Gugat KSO PDKS dengan PT Kasamaganda ke Pengadilan, Ini Tujuannya
• Gadis 12 Tahun 4 Kali Dicabuli Pamannya saat Rumah Sepi, Korban Ngaku Dipegang dan Dicium
• Habiskan Uang Rp 300 Juta Lebih, Seorang Mahasiswa Vietnam Berhasil Rakit Batmobile Impiannya
"Selanjutnya, Kecamatan Jaya Baru dan Kecamatan Banda Raya masing-masing 57 orang. Kemudian Kecamatan Meuraxa 28 orang dan Kecamatan Kuta Raja 15 orang," rinci Kadinkes.
Menurut Lukman, bertambahnya pasien positif Covid-19 di Banda Aceh membuat Kutaraja yang kini berada pada zona merah akan sulit sekali untuk bangkit menuju zona hijau.
"Sebab, untuk melangkah dari zona merah menuju zona hijau, perlu kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan Perwal," paparnya.
Masyarakat, sebut dia, harus terbiasa memakai masker ketika keluar rumah seperti pergi ke pusat keramaian semisal pasar, warung kopi, atau pusat keramaian lainnya.
Bukan hanya itu, masyarakat juga harus membiasakan pola hidup bersih seperti selalu mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer serta mengomsumsi vitamin untuk meningkatkan daya imun dari virus corona.
• Aceh Barat Miliki Rumah Tunggu Kelahiran, Antisipasi Kematian Ibu Hamil di Pedalaman
• Sebelum Meninggal, Jakob Oetama Sempat Dirawat 2 Pekan di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading
• Tujuh Unit Perahu Nelayan Pasie Kuala Ba’u, Aceh Selatan Rusak Berat, Tiga Hilang, Ini Penyebabnya
Di sisi lain, Kadinkes Kota Banda Aceh ini mengulas, meningkatnya pasien positif Covid-19 itu karena budaya nongkrong di warkop, belanja di pasar, dan pusat keramaian lainnya, sangat sulit untuk dihindari.
Makanya, saran Lukman, untuk membatasi kebiasaan ini salah satunya adalah masyarakat harus disiplin menerapkan prokes dan pola hidup yang bersih.
"Perwal dan Prokes Covid-19 harus efektif diikuti. Insya Allah, dari sini Banda Aceh bisa menuju dari zona merah ke zona hijau," pungkas Lukman.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kadiskes-kota-banda-aceh-lukman-skm-mkes-bicara-corona.jpg)