Senin, 11 Mei 2026

Kesehatan

Selain Perokok, 8 Orang Ini Berisiko Besar Kena Kanker Paru-paru, Riwayat Keluarga Berpengaruh

Kanker paru-paru adalah penyakit yang menyebabkan tumbuhnya daging atau tumor ganas di jaringan paru.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami

SERAMBINEWS.COM -- Kanker paru-paru adalah penyakit yang menyebabkan tumbuhnya daging atau tumor ganas di jaringan paru.

Menurut Kementerian Kesehatan, kanker paru-paru primer bisa muncul dari jaringan paru-paru.

Sedangkan kanker paru sekunder terjadi saat jaringan sel abnormal muncul dari luar paru-paru lantas merebak ke jaringan paru-paru. 

Dikutip dari Cancer Centre, penyebab kanker paru-paru utamanya karena mutasi sel di paru-paru yang tidak terkendali.

Pertumbuhan sel abnormal tersebut bisa membentuk tumor ganas di paru-paru.

Meskipun penyebab pasti penyakit ini tidak diketahui, namun beberapa kondisi dapat membuat seseorang lebih berisiko terkena kanker paru-paru.

Melansir laman resmi American Cancer Society, berikut siapa saja yang berisiko besar terkena penyakit kanker paru-paru:

1. Perokok aktif

Kebiasaan merokok adalah faktor risiko kanker paru-paru yang utama.

Menurut riset, sekitar 80 persen kematian akibat kanker paru-paru disebabkan kebiasaan merokok.

Semakin lama seseorang terbiasa merokok dan semakin banyak rokok yang dihisap, risiko terkena kanker paru-parunya semakin besar.

2. Perokok pasif

Seseorang yang tidak merokok, namun kerap menghirup asap rokok atau terpapar asap rokok (perokok pasif), juga berisiko besar terkena penyakit kanker paru-paru.

Berdasarkan studi, temuan kasus kematian akibat kanker paru-paru juga ada yang melibatkan perokok pasif.

Berhenti merokok tak hanya menyelamatkan diri sendiri dari kanker paru-paru dan penyakit lainnya.

Namun, juga berdampak positif bagi orang sekitar.

PNS RSUD yang Cari Jodoh di Youtube Ternyata Terlilit Utang Ratusan Juta, Mengaku Masih Perawan

Viral Video Sebuah Mobil Diserang Orang Tak Dikenal, Ibu yang Sedang Gendong Anak Jerit Minta Tolong

3. Orang yang terpapar radon

Radon adalah gas radioaktif yang dihasilkan dari pemecahan uranium di tanah dan batu.

Gas ini tidak dapat dilihat, dirasakan, atau dicium aromanya.

Namun, radon merupakan gas berbahaya yang dapat memicu kanker paru-paru di samping rokok.

Di luar ruangan, konsentrasi gas radon sangat sedikit, sehingga kecil kemungkinan bisa menimbulkan bahaya.

Namun, di dalam ruangan tertutup misalkan ruang bawah tanah, radon yang terkonsentrasi bisa terhirup dan membuat paru-paru terkena radiasi.

Paparan radiasi ini dapat membuat seseoran berisiko besar terkena penyakit kanker paru-paru. 

4. Orang yang kerap terkena asbes

Orang yang kerap kontak dengan serat mineral asbes (misalkan di tambang, pabrik tekstil, galangan kapal, dll.) lebih berisiko besar terkena kanker paru-paru.

Selain di industri, asbes juga kerap digunakan sebagai bahan bangunan rumah.

Risiko mengidap kanker paru-paru jadi lebih besar apabila seseorang kerap terpapar asbes dan juga merokok.

5. Orang yang sering terpapar bahan kimia tertentu

Terdapat beberapa bahan kimia yang bisa menyebabkan kanker (karsinogen), di antaranya:

Radioaktif seperti uranium

Berilium, kadmium, silika, vinil klorida, senyawa nikel, senyawa kromium, produk batu bara, gas mustard, dan klorometil eter

Gas buang dari mesin diesel 

Lagi, Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Banda Aceh, Hari Ini Sebanyak 26 Orang

Aceh Barat Miliki Rumah Tunggu Kelahiran, Antisipasi Kematian Ibu Hamil di Pedalaman

6. Pengguna terapi radiasi

Faktor risiko penyakit kanker paru-paru yang tidak bisa diubah salah satunya adalah efek penggunaan terapi radiasi.

Orang yang pernah menjalani terapi radiasi di dada lebih berisiko terkena kanker paru-paru, terutama jika mereka merokok.

7. Orang yang kerap terpapar polusi udara

Orang yang tinggal atau hidup di dekat jalan jalan raya atau keramaian dengan tingkat polusi tinggi lebih berisiko terkena penyakit kanker paru-paru.

Risiko kanker paru-paru karena polusi ini memang lebih kecil dibandingkan merokok. Kendati demikian faktor risiko ini pantang diabaikan.

Ahli memperkirakan sekitar lima persen kematian akibat kanker paru-paru disebabkan polusi udara.

8. Berasal dari keluarga penderita kanker paru-paru

Para ahli menyebut faktor genetika dapat meningkatkan peluang seseorang berisiko besar terkena penyakit kanker paru-paru.

Orang dari keturunan penderita atau punya saudara yang menderita kanker paru-paru perlu waspada terhadap penyakit ini.

Terutama apabila saudara atau orangtua menderita kanker paru-paru di usia muda.

Gadis 12 Tahun 4 Kali Dicabuli Pamannya saat Rumah Sepi, Korban Ngaku Dipegang dan Dicium

Adik Kandung Wakil Bupati Aceh Tenggara Meninggal Dunia

102.896 Usaha Mikro Aceh Lolos Verifikasi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siapa yang Berisiko Besar Terkena Penyakit Kanker Paru-paru?",

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved