Breaking News:

Kupi Beungoh

Pekerja China dan Jejak Laksamana Cheng Ho di Aceh

Dalam ekspedisi itu Cheng Ho membawa hampir seribu jamaah muslim dari berbagai kemahiran ilmunya masing-masing di antaranya:

Serambinews.com
Kolektor Naskah Kuno dan Pendiri Rumah Manuskrip Aceh, Tarmizi A Hamid. 

Oleh Tarmizi A Hamid*)

SELAMA ini kita di Indonesia disibukkan dengan banyaknya kedatangan para pekerja asal China ke Indonesia, tak terkecuali juga di Aceh.

Malah baru-baru ini, saat Covid-19 sedang memuncak di Aceh, lagi-lagi sejumlah pekerja datang dari China ke Nagan Raya, Aceh.

Terlepas dengan hiruk pikuknya pemberitaan bebas seperti di media sosial, juga media mainstream nasional memberitakan hal yang demikian, Aceh mempunyai jejak rekam tersendiri tentang kedatangan orang China sekitar 6 abad yang lalu.

Hanya saja, kedatangan sejumlah batalyon China pada masa itu, yaitu pada era Samudera Pasai (Aceh Utara sekarang), berbeda dengan kedatangan para pekerja China pada abad ke 21 ini.

Bataylon China yang datang ke Aceh pada masa lalu dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho.

Orang Pasai lebih familiar memanggilnya dengan Ma Ho.

Cheng Ho digambarkan sebagai sosok Muslim yang taat.

Dia melakukan ekspedisi ke Samudera Pasai (Aceh Utara) dengan tujuan untuk memperdalam ilmu agama Islam.

Sejarah Peunayong di Banda Aceh, Dari Tempat Berteduh Hingga Didesain Belanda Jadi Chinezen Kamp

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved