Rabu, 8 April 2026

Sebelum Beraksi Curi Permata, 3 Perampok Ini Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

mereka terlihat datang memakai masker, sempat menggunakan hand sanitizer, sebelum mengacungkan pistol dan menodong karyawan dan pengunjung.

Editor: Faisal Zamzami
Twitter via Gulf News
Rekaman CCTV menunjukkan satu dari tiga perampok di Uttar Pradesh, India, dengan tenang membersihkan tangannya menggunakan hand sanitizer sebelum merampok sebuah toko permata.(Twitter via Gulf News) 

SERAMBINEWS.COM, LUCKNOW - Aksi tiga perampok di India ini bikin geleng kepala.

Sebab, mereka menerapkan protokol kesehatan mencegah Covid-19 sebelum mencuri permata.

Dalam rekaman CCTV, mereka terlihat datang memakai masker, sempat menggunakan hand sanitizer, sebelum mengacungkan pistol dan menodong karyawan dan pengunjung.

Insiden itu diunggah jurnalis India Alok Pandey di Twitter, di mana netizen juga mengeluhkan penegakan hukum di Negara Bagian Uttar Pradesh.

"Di Aligarh, tiga perampok menerapkan protokol kesehatan mencegah Covid-19 secara penuh," ujar Pandey sebagai keterangan dalam videonya.

Pandey menerangkan, ketiga penjahat itu datang memakai masker, dan kemudian menerima hand sanitizer yang disemprotkan oleh pegawai toko.

Setelah itu, mereka baru menarik pistol dan mengacungkannya.

"Kepolisian Aligarh berjanji bakal mengusutnya," jelas Pandey.

Alhamdulillah, Hasil Swab Tenaga Medis Bireuen Negatif Corona, Puskesmas Kota Juang Besok Buka Lagi

Pemilik Keramba Udang di Aceh Singkil Rugi Ratusan Juta Rupiah, Ini Penyebabnya

Berdasarkan situs berita setempat seperti diberitakan Gulf News Jumat (11/9/2020), insiden itu terjadi pada pukul 14.00 waktu setempat.

Saat itu, si pegawai mengira mereka hanyalah pengunjung biasa, sehingga menawarkan semprotan pembersih tangan yang diterima dengan tenang.

Dalam video yang diunggah Pandey, mereka dengan sigap memasukkan permata itu ke dalam tas, bernilai 4 juta rupee, atau Rp 815,8 juta.

Selama aksi perampokan yang berlangsung sekitar satu menit itu, salah satu penjaga toko kabur ketika melihat si perampok memegang senjata.

Ketiga pengunjung yang berada dalam toko hanya bisa duduk dengan pasrah, begitu juga dua pegawainya saat para bandit menjalankan aksinya.

"Dengan bantuan rekaman CCTV, kami akan segera menyelesaikan kasusnya dan menangkap orang yang bertanggung jawab," jelas Kepolisian Aligarh.

Polisi kemudian mengunggah kicauan bahwa dua dari tiga perampok berhasil teridentifikasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved