Breaking News:

Rasisme Neymar

PSG Beri Dukungan ke Neymar Setelah jadi Korban Rasisme Gonzales hingga Diganjar Kartu Merah

Sementara itu, pihak Marseille membela Gonzalez dengan mengatakan bahwa pemain tersebut tidak melakukan pelecehan rasialis.

instagram/433
Insiden perkelahian yang melibatkan Neymar dan Alvaro (Marseille) 

SERAMBINEWS.COM - Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, mendapatkan dukungan penuh dari klubnya setelah mengaku jadi korban rasialis Alvaro Gonzales.

Duel klasik Liga Prancis antara PSG versus Olympique Marseille pada Minggu (13/9/2020) berakhir dengan hujan kartu dari saku wasit Jerome Brisard.

Sebanyak 17 kartu telah dikeluarkan Brisard untuk laga yang diwarnai kerusuhan itu.

Dari PSG, Neymar menjadi salah satu dari pemain yang mendapatkan kartu merah langsung.

Berawal dari pelanggaran Dario Benedetto kepada Leandro Paredes pada menit-menit akhir pertandingan, pemain-pemain lain kemudian ikut bertengkar.

Neymar sendiri kedapatan memukul kepala bagian belakang Alvaro Gonzalez yang membuatnya diganjar kartu merah.

Akan tetapi, pemain asal Brasil mengaku bahwa dirinya telah menjadi korban rasisme Gonzales.

Bea Cukai Kuala Langsa Musnahkan 6,52 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp 3 Miliar

Tambah Tiga Orang Positif Covid-19 di Subulussalam, Seorang Meninggal Dunia Saat Melahirkan

Kepergok Polisi, Pengedar Buang Tas Berisi Sabu 38 Kilogram, Kemasan Bertuliskan Aksara China

"Kemarin saya memberontak. Saya dihukum dengan kartu merah karena saya ingin memukul seseorang yang menyinggung saya," kata Neymar dikutip BolaSport.com dari postingan Instagram pribadinya.

"Saya menerima hukuman saya karena saya seharusnya mengikuti jalur sepak bola yang bersih. Saya berharap, di sisi lain, pelakunya juga akan dihukum."

"Rasisme ada. Itu ada, tapi kita harus menghentikannya. Tidak lagi. Cukup!" tulis Neymar melanjutkan.

Halaman
12
Editor: Ansari Hasyim
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved