Breaking News:

Luar Negeri

UEA Tetap Ngotot Beli Jet Siluman F-35 dari AS

Uni Emirat Arab (UEA) tetap ingin memodernisasi militernya dengan jet siluman F-35 AS.

News Rep
Jet tempur mematikan F-35 memiliki sistem manajemen data yang canggih 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) tetap ingin memodernisasi militernya dengan jet siluman
F-35 AS.

Rencana itu telah diajukan sebelum kesepakatan normalisasi dengan Israel, kata Menteri Luar Negeri UEA, Anwar
Gargas, Selasa (15/9/2020).

"Perjanjian tersebut, yang dikenal sebagai Abraham Accord, harus menghilangkan segala keraguan tentang mengapa negara Teluk itu harus mendapatkan jet tempur siluman F-35," kata Gargash kepada wartawan.

"UEA mencari seperti negara mana pun yang menganggap serius militernya, untuk selalu memodernisasi militernya, jadi  permintaan kami untuk F35 dan sistem lain sebelum perjanjian ini," katanya.

Menlu UEA, Anwar Gargash
Menlu UEA, Anwar Gargash (AFP/File)

Jet F-16 UEA yang ada sekarang berusia hampir dua dekade dan sekarang saatnya memperbaruinya, katanya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pemerintahnya akan menentang penjualan pesawat tempur F-35  AS ke UEA.

Meskipun telah menjalin hubungan dengan negara Teluk itu.

Tetapi, Presiden AS Donald Trump, Selasa (15/9/2020) mengatakan kepada Fox News dia tidak akan memiliki masalah
menjual pesawat tersebut ke UEA.

UEA dan tetangga Teluk Bahrain menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel pada upacara Gedung Putih pada Selasa (15/9/2020).

Gargash mengatakan keputusan negara itu untuk menormalisasi hubungan melanggar penghalang psikologis dan merupakan jalan ke depan bagi kawasan itu.

Dia mengatakan Israel menangguhkan rencana aneksasi tanah Palestina akan menghentikan solusi dua negara yang telah rusak.

Ditambahkan, peran mediator Amerika Serikat adalah jaminan bahwa aneksasi lebih lanjut akan ditangguhkan.

Menteri Emirat mengatakan ini bukan waktunya untuk merevisi Inisiatif Perdamaian Arab, dan itu tetap menjadi landasan komitmen UEA untuk perjuangan Palestina.

Diperlukan terobosan strategis, katanya, tetapi itu tidak akan terjadi dalam semalam.(*)

Universitas UEA dan Israel Tandatangani Kerjasama, Bidang Ekonomi dan Teknologi

Bahrain Izinkan Pesawat dari UEA Melintasi Wilayah Udaranya

Kudeta Mali: Mantan Presiden Ibrahim Boubacar Keïta Terbang ke UEA

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved