Viral Medsos

Anjing 'Menangis' Setelah Dipaksa Makan Hidangan Bercabai Pedas, Mengalir Air Matanya

Selain berisi ayam, makanan tersebut diketahui menggunakan cabai Sichuan, yakni cabai yang memberikan sensasi pedas, kesemutan dan mati rasa.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
YouTube/KanDianVideo
Seekor anjing dipaksa makan makanan bercabai pedas. 

Di akhir video, anjing-anjing itu terlihat berbaring telentang dengan ketidaknyamanan yang terlihat.

Bangkai Gajah Dikuburkan di Mila Pidie, Petugas BKSDA Ambil Gading

Viral Ibu Sapu dan Bersihkan Lingkungan Karena Mobil Mogok, Begini Kisahnya

Anjing berjeni corgi terbaring setelah meminum delapan jenis susu hewan sekaligus.
Anjing berjeni corgi terbaring setelah meminum delapan jenis susu hewan sekaligus. (YouTube/KanDianVideo)

Pemilik anjing sejak itu dikecam karena menyalahgunakan hewan peliharaan mereka setelah video yang meresahkan menjadi tren terbaru di media sosial Tiongkok.

Wanita Cantik Berpakaian Seksi Ini Dihukum Karena tak Pakai Masker, Sanksinya Tuai Pro Kontra

Mayoritas warganet menyerukan larangan menggunakan hewan peliharaan yang menggemaskan untuk mendapatkan klik dan mengimbau pengguna untuk melaporkan video semacam itu.

Seorang pencinta hewan peliharaan berkata: "Anjing itu jelas tidak menikmatinya, hentikan sekarang juga!"

"Dia tidak tahan lagi, itu terlalu pedas untuk seekor anjing. Ini terlalu kejam untuk dilihat," tulis yang lainnya.

Melansir Mirror.co.uk, Jumat (18/9/2020), tren 'Chibo' ini awalnya dimulai dengan para Vlogger yang merekam diri mereka sendiri memakan makanan dalam jumlah besar.

Namun, beberapa pengguna telah menyeret hewan peliharaan mereka ke dalam video, lapor Daily Star.

Depresi karena Ribut sama Pacar, Bangun Tidur Pria Ini jadi Backpeaker Modal Rp 21 Ribu

Pemerintah China menindak fenomena internet ini karena dinilai akan meningkatkan limbah makanan di negara tersebut.

Termasuk melarang semua konten dari situs streaming langsung populer seperti Douyin, TikTok versi Cina, namun pemilik hewan peliharaan telah mengambil keuntungan dan mulai melakukannya pada anjing peliharaan. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved