Jumat, 10 April 2026

Luar Negeri

Kisah Perang Yom Kippur, Pertempuran Brutal Pasukan Suriah dan Israel, Mayat Bergelimpangan

- Pasukan Suriah pernah menghancurkan satu brigade pasukan tank Israel dalam Perang Yom Kippur 1973.

Editor: Faisal Zamzami
National Interest
Ilustrasi Tank 

SERAMBINEWS.COM - Pasukan Suriah pernah menghancurkan satu brigade pasukan tank Israel dalam Perang Yom Kippur 1973.

Selain itu, mereka juga memukul mundur pasukan Israel setelah berlangsung duel satu lawan satu di Dataran Tinggi Golan.

Tepatnya serbuan pasukan Suriah ke Dataran Tinggi Golam dilancarkan pada 6 Oktober pukul 13.45.

Serbuan berskala besar yang bersandi tempur 'Operation Badr' itu dimulai dengan tembakan meriam artileri ke posisi pertahanan Israel.

Hantaman peluru meriam kaliber 85-203 mm Suriah awalnya hanya menimbulkan kerusakan kecil bagi divisi tank Israel yang sedang siap menunggu.

Serangan pembuka yang berlangsung 50 menit itu memang belum merupakan gempuran yang sesungguhnya bagi Suriah.

Di bawah lindungan tembakan arteleri dan pesawat-pesawat pembom yang meluncur terbang ke Israel, pasukan lapis baja Suriah yang terdiri dari 1.300 tank serempak maju menderu menuju Dataran Tinggi Golan.

Garis gencatan senjata berupa parit menganga (Purple Line) yang membatasi pasukan Israel-Suriah dengan cepat berhasil diterobos oleh ribuan tank Suriah.

Sementara pada saat yang sama ribuan pasukan Mesir yang menyerbu melalui Terusan Suez juga mendapat kemajuan serupa.

Mereka nyaris menyeberangi Terusan Suez kendati di bawah hujan peluru meriam pasukan Israel.

Gelombang serbuan tank Suriah yang berkekuatan tiga divisi itu, Divisi 7th, Divisi 9th, dan Divisi 5th, mengagetkan petugas pos pengawasan PBB yang ditempatkan di Purple Line dan terdiri dari sejumlah pasukan Israel dan Suriah.

Ketika petugas pengawas menghubungi markas perwakilan PBB di Yerusalem, ribuan tank Suriah yang bergerak pararel dan menuju sasaran tengah, selatan dan utara, sudah mulai melintasi parit Purple Line dan terus melaju menuju ke Dataran Tinggi Golan.

Kekuatan pasukan tank Suriah yang telah mendapat pelajaran dan pengalaman pahit dalam Perang Enam Hari kali ini lebih lengkap.

Barisan paling depan terdiri dari tank-tank yang dilengkapi peralatan antiranjau, disusul tank-tank bersenjata antiserangan udara dan bulldozer.

Di barisan paling belakang adalah ratusan kendaraan pengangkut personil (APC) dipenuhi oleh personil tentara yang juga dilengkapi senjata penghancur tank RPG-7.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved