Update Corona di Aceh Utara
Begini Prokes yang Dilakukan Petugas Medis Bila Pasien Covid-19 Meninggal
“Jika dishalatkan lagi sesampai ke rumah keluarga pasien, jamaah harus berjarak dengan jenazah,” katanya.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
“Jika dishalatkan lagi sesampai ke rumah keluarga pasien, jamaah harus berjarak dengan jenazah,” katanya.
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Selama ini terjadi penolakan dari warga ketika petugas medis melakukan protokol kesehatan, terhadap orang yang meninggal yang reaktif atau positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Tujuan dilakukan protokol kesehatan tersebut terhadap pasien, untuk memutuskan penyebaran virus tersebut kepada warga lainnya.
Sehingga perlu penanganan cepat, untuk menghindari agar tidak keluar cairan dari dalam jenazah.
Dalam pelaksanaan protokol kesehatan dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang pedoman pengurusan Jenazah Muslim yang terinfeksi Covid-19.
Untuk diketahui, dari sejak ditetapkan wabah Covid-19oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai bencana nasional pada 14 Maret 2020 hingga kini, sudah tujuh warga di Aceh Utara yang dikebumikan secara protokol kesehatan di RS.
“Benar, sudah tujuh orang yang dikebumikan secara protokol kesehatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara melalui Kabid Pelayanan Kesehatan, Ners Mahzar kepada Serambinews.com, Sabtu (19/9/2020).
• Karo Humas Aceh: Kesadaran Masyarakat Terkait Covid-19 Semakin Meningkat
Protokol kesehatan yang dilakukan tersebut, meliputi dimandikan oleh petugas yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), kemudian dikafani, lalu dibungkus dengan plastik, kemudian dimasukkan dalam kantong jenazah.
Proses selanjutnya, dimasukkan dalam peti jenazah dengan posisi menghadap kiblat.
Selain juga disemprot cairan desinfektan, baru peti ditutup rapat dengan paku.
“Kemudian petugas medis baru menshalatkan jenazah,” ujar Mahzar.
Tujuan peti tersebut ditutup rapat dengan paku kata Mahzar, agar ketika cairan keluar dari jenazah tidak menembusi peti tersebut.
Meskipun hal tersebut belum pernah terjadi, karena jenazah sudah dibungkus plastik dan kantong.
Jenazah diantar khusus oleh petugas dengan ambulance ke rumah pasien.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petugas-dinas-kesehatan-aceh-utara-mengebumikan-jenaza-pasien-yang-terpapar-virus-corona.jpg)