Breaking News:

Berita Aceh Utara

Ini Realisasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tiga Bulan Pertama di Aceh Utara, Rampung 95 Persen

Realisasi penyaluran bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD) untuk tiga bulan pertama April -Juni 2020, di Aceh Utara sudah mencapai 95 persen.

Penulis: Jafaruddin
Editor: Saifullah
Foto Dok Pribadi
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM PP dan KB) Aceh Utara, Fakhrurradhi MH 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Realisasi penyaluran bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD) untuk tiga bulan pertama April -Juni 2020, di Aceh Utara sudah mencapai 95 persen.

Artinya, dari total 852 desa dalam 27 kecamatan di Aceh Utara, masih lima persen lagi gampong yang belum menyelesaikan pembagian bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak Covid-19 itu.

Untuk diketahui, pemerintah pusat menginstruksikan kepada keuchik agar menyalurkan BLT kepada masyarakatnya yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Bahkan, untuk memudahkan program ini, proses pencairan tahap satu dan dua dana desa tahun ini tanpa syarat, tujuannya untuk mempercepat penyaluran BLT.

“Untuk April, penyaluran BLT sudah tuntas, ke-852 gampong sudah menyalurkannya kepada masyarakat,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM PP dan KB) Aceh Utara, Fakhrurradhi MH kepada Serambinews.com, Senin (21/9/2020).

Ratusan Jamaah Hadiri Haul Ke-9 Wafatnya Abuya Syech H Adnan Mahmud, Bupati Ingatkan Disiplin Prokes

SKB CPNS Abdya Dimulai Besok, Warga Bisa Pantau Nilai Peserta Secara Live Score, Ini Alamat Situsnya

Bantuan Modal UMKM Rp 2,4 Juta Mulai Cair di Nagan Raya, Ayo Cek Jadwal Penyalurannya

Sedangkan untuk bulan Mei, sebut Fakhrurradhi, masih ada 12 desa lagi yang belum menuntaskan peyalurannya, sehingga yang sudah menyalurkan hanya 840 desa.

Sementara untuk bulan Juni, gampong desa yang sudah membagikan bansos tersebut mencapai 808 desa. Artinya, masih ada 44 desa lagi yang belum menyalurkan BLT-DD.

“Desa-desa yang belum menyalurkan dana desa ini karena beberapa faktor. Antara lain jumlah penerima bertambah, kemudian belum ada kesepakatan tuha peut dengan keuchik, dan anggaran untuk penyaluran BLT tidak mencukupi,” bebernya.

Faktor kekurangan dana itu, ulas dia, terjadi lantaran perintah penyaluran BLT dari pemerintah pusat baru disampaikan pada Maret 2020.

Padahal, saat itu keuchik sudah melaksanakan berbagai kegiatan lain, sehingga dana desa yang sudah dicairkan pada tahap pertama dan tahap kedua, tidak mencukupi lagi untuk penyaluran BLT.

Kejari Periksa Sejumlah Pejabat di Sekretariat DPRK Abdya, Ini Penyebabnya

VIDEO BERITA POPULER Update Status Zona Covid-19 Pidie, Gubuk Mualaf dan Berpulangnya Saudagar Emas

Positif Corona, Ramli MS Tetap Lantik Sekda Baru, Marhaban Jadi Pj Sekda Aceh Barat Gantikan Adonis

“Untuk penyaluran periode tiga bulan pertama itu, sifatnya wajib. Jadi keuchik harus menuntaskannya yaitu perbulan Rp 600 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM),” tegasnya.

Ditambahkan dia, dari 852 desa di Aceh Utara, yang belum mencairkan dana desa tahap kedua hanya tersisa empat gampong lagi.

“Sedangkan desa-desa yang lainnya sudah mencairkan, tapi ada desa yang terkendala dengan faktor di internal desa tersebut,” pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved