Breaking News:

Luar Negeri

Oman Nasionalisasi Pekerja, Puluhan Ribu Ekspatriat Harus Kembali ke Negaranya

Kesultanan Oman yang mulai menasionalisasi sektor pekerjaan, berdampak besar pada pekerja asing atau eskpatriat.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Petugas kebersihan, sebagian besar merupakan pekerja asing di Oman 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Kesultanan Oman yang mulai menasionalisasi sektor pekerjaan, berdampak besar pada pekerja asing atau eskpatriat.

Lebih dari 50.000 ekspatriat meninggalkan Oman pada Agustus 2020, lapor harian nasional Time of Oman, Senin (21/9/202) mengutip data pemerintah.

Angka baru itu muncul ketika negara terus melaksanakan program nasionalisasi, terutama mengintegrasikan lebih banyak orang Oman ke dalam angkatan kerja.

Menurut sensus baru yang disediakan oleh Pusat Statistik dan Informasi Nasional, populasi ekspatriat di Oman mencapai 1.747.844 pada Agustus 2020.

Hal itu menunjukkan penurunan 53.895 orang dari bulan sebelumnya.

Oman Hukum Penjara Wanita Jika Langgar UU Kesusilaan Baru, Jilbab Tidak Wajib

Komandan Pengawal Revolusi Iran Kembali Bersumpah, Serang Semua yang Terlibat Pembunuhan Soleimani

Oman Menyambut Baik Keputusan Bahrain Buka Hubungan dengan Israel

Lebih dari 6.000 penduduk setempat telah ditambahkan ke populasi nasional negara pada periode yang sama.

Tetapi penurunan besar-besaran dalam jumlah ekspatriat di Oman telah mengakibatkan penurunan populasi 3,88 persen secara umum .

Dari 4.527.934 orang menjadi 4.480.333 orang antara Agustus 2019 dan 2020.

Seluruh gubernur di Oman melaporkan penurunan populasi.

Tetapi Muscat, ibu kota negara, menunjukkan penurunan sebesar 6,2 persen.

Diikuti oleh Gubernur Dhofar Selatan dengan penurunan 5,6 persen.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved