Luar Negeri

Rapat via Zoom, Anggota Parlemen di Argentina Terekam Kamera Bercumbu dengan Istrinya

Anggota DPR yang berusia 47 tahun itu, berusaha menjelaskan kontroversi tersebut dengan mengklaim adegan seksual itu disiarkan tanpa disadari.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
Buenos Aires Times
Tangkapan layar - Video anggota DPR Argentina, Juan Emilio Ameri yang tertangkap kamera sedang lakukan aksi tak sennoh dengan istrinya saat rapat virtual via ZOOM bersama parlemen. 

SERAMBINEWS.COM – Aplikasi Zoom dan fitur Google Meet, menjadi solusi untuk menggelar rapat, pertemuan, bahkan seminar (dikenal dengan istilah webinar) di masa pandemi Covid-19.

Tapi, rapat via Zoom atau Google Meet ini beberapa kali menimbulkan masalah, terutama merekam hal-hal bersifat pribadi, hingga menjadi tontonan orang banyak.

Itu karena, sebagian peserta rapat berada di kamar tidur atau ruangan lain di rumah saat rapat online berlangsung.

Maka, berhati-hatilah saat mengikuti rapat via Zoom atau Google Meet di rumah.

Pastikan semua anggota keluarga tahu bahwa Anda sedang mengikuti rapat, agar pemandangan tak layak untuk umum dapat terhindarkan.

Kasus terbaru yang dialami oleh anggota Parlemen Argentina ini, patut menjadi contoh.

Melansir dari Buenos Aires Times, Jumat (25/9/2020), anggota parlemen Dapil Provinsi Salta, Juan Emilio Ameri telah diskors dari Rapat Kongres karena dianggap melecehkan forum rapat.

Ia terekam kamera sedang bercumbu, mencium payudara, istrinya selama sesi rapat dengan sesama anggota DPR lainnya.

Kongres di Argentina telah diadakan dengan menggunakan aplikasi video Zoom selama pandemi virus corona.

Aksi Juan Emilio memicu kemarahan publik pada Kamis (24/9/2020) malam, ketika ia mempertontonkan tindakan tak pantas ditonton oleh orang ramai itu.

Rapat itu disiarkan secara langsung dalam layar video raksasa yang dipasang di ruangan Deputi negara itu.

Dalam video itu, terlihat seorang wanita mendekati Juan dan duduk di atas pangkuannya.

Juan yang mengatakan wanita itu adalah istrinya, kemudian terlihat menyentuh bagian tubuhnya.

Kemudian, tangan Juan menurunkan baju dan mencium buah dada istrinya itu.

Aksi Tak Senonoh Terekam CCTV, Ada Orang Telanjang Masuk ke Tempat Cuci Mobil untuk Mandi

Dapati Istri Kirim Foto Tak Senonoh ke Pria Lain, Suami Balas Dendam Lampiaskan Nafsu ke Mahasiswi

Anggota DPR yang berusia 47 tahun itu, berusaha menjelaskan kontroversi tersebut dengan mengklaim adegan seksual itu disiarkan tanpa disadari.

Dia mengatakan bahwa dirinya tidak menyadari kalau kamera video tersebut masih terhubung pada saat itu.

"Saya sangat malu, (merasa) sangat buruk," kata Juan kepada Radio Con Vos dalam sebuah wawancara.

"Di sini, di seluruh pedalaman negara, koneksi (Internet) sangat buruk,” katanya yang berkilah.

Dia mengklaim bahwa, kamera video itu secara tiba-tiba terhubung kembali tanpa sepengetahuannya.

“Kami sedang dalam sesi (rapat), tetapi Internet putus (keluar sendirinya). Istri saya keluar dari kamar mandi, saya tanya dia bagaimana prostesisnya dan saya cium dia, karena 10 hari yang lalu dia pernah operasi implan payudara, ” kata ayah tiga anak ini.

Sidang segera diskors ketika Ketua Majelis Rendah, Sergio Massa, mengumumkan bahwa dia perlu melaporkan pelanggaran serius seorang deputi.

Niat Kirim Foto Tak Senonoh Kepada Temannya, Pesan Ibu Ini Malah Nyasar ke Grup Sepak Bola Anak-anak

Mobil Bergoyang Kembali Bikin Geger, Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Berbuat Tak Senonoh

"Ada situasi yang telah melanggar norma kesopanan," kata Sergio.

Ia menyerukan penangguhan segera Juan, dan pembentukan komisi lima anggota untuk menyelidiki potensi pelanggarannya.

Pembentukan itu disetujui oleh kongres, dan anggota parlemen sekarang menunggu hingga lima hari untuk mempelajari apa yang terjadi selanjutnya.

"Kami akan mendengarkan penjelasan dari deputi, tetapi kami tidak dapat mengakui bahwa perilaku seperti ini terjadi di Dewan perwakilan Rakyat dalam demokrasi," ujar Sergio.

Cuplikan video tak senonoh tersebut dengan cepat menjadi viral di media sosial, disertai dengan kecaman dari politisi di seluruh penjuru negeri.

Dalam wawancara dengan saluran berita TN, Sergio mengatakan bahwa tindakan Juan telah ‘mendiskreditkan’ seluruh kelas politik.

Dia mengatakan beberapa anggota parlemen telah ‘melampaui batas’ selama pertemuan virtual.

Ia mengutip contoh beberapa anggota meminum minuman wiski atau yang lain tertidur.

Demi Kebutuhan Seks Menyimpang, Guru Pria Sekap Siswa Laki-laki dan Lakukan Tidakan Tak Senonoh

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Jadi Tersangka, Ngaku Tergiur Tubuh Korban, Hasil Visum Ada Disetubuhi

"Jika kita tidak bertindak cepat, orang akan kehilangan rasa hormat terhadap politik," katanya.

Ini bukan pertama kalinya Juan menghadapi kontroversi selama karir menjadi anggota legislatif.

Salah satu outlet lokal, Realpolitik menerbitkan sebuah cerita pada Desember 2019, menuduh bahwa Juan telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang aktivis politik perempuan berusia 17 tahun.

Cerita tersebut didasarkan pada tuduhan yang diterbitkan oleh wanita muda itu di akun Facebook-nya, termasuk gambar-gambar yang diduga dari percakapan WhatsApp antara keduanya, di mana Juan berusaha merayunya.

Anggota parlemen tersebut menyangkal melakukan kesalahan dan mencap berita itu sebagai ‘berita bohong’, menuduh itu adalah hasil dari ‘operasi politk’. (Serambinews.comAgus Ramadhan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved