Selasa, 5 Mei 2026

Kesehatan

Perbedaan Asam Lambung dan Maag, Gejalanya Sering Dianggap Sama Padahal Berbeda

Gejala sakit maag yang sering terlihat atau dirasakan biasanya berupa sakit perut, mual, bahkan muntah.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
via UPI.com
Ilustrasi 

 Gejala sakit maag yang sering terlihat atau dirasakan biasanya berupa sakit perut, mual, bahkan muntah.

SERAMBINEWS.COM– Ada maag adapula asam lambung. Apa bedanya?

Rasanya Anda pasti sering kali mendengar mengenai penyakit maag.

Ya, penyakit maag ini berhubungan dengan lambung dan bisa terjadi pada setiap orang, tidak pandang bulu usianya, tua maupun muda.

Gejala sakit maag yang sering terlihat atau dirasakan biasanya berupa sakit perut, mual, bahkan muntah.

Nah, selain sakit maag, penyakit lainnya yang berhubungan dengan lambung adalah asam lambung atau gastroesophagael reflux disease yang biasa disingkat GERD.

Berkunjung ke Aceh, Doni Monardo: Saya Ditugaskan Presiden Bantu Aceh untuk Penanganan Covid-19

PT SBA Terapkan Program Magang secara Virtual, Begini Penjelasan Rektor UTU

Eka Rizkina Minta Pemkab Aceh Besar Promosikan Situs Sejarah Sebagai Ikon Wisata Internasional 

Lalu, apa bedanya maag dan asam lambung?

Banyak yang mengira maag itu sama dengan asam lambung atau GERD, padahal keduanya ternyata merupakan dua jenis penyakit yang berbeda.

Kenapa maag dan asam lambung sering dianggap sama, ini dia perbedaannya.

Maag dan asam lambung merupakan dua penyakit yang berbeda

Banyak yang mengira kalau maag dan asam lambung itu adalah penyakit yang sama.

Meski keduanya sama-sama berkaitan dengan lambung, tapi keduanya sebenarnya berbeda, teman-teman.

Pertama, kita musti mengetahui dahulu apa itu penyakit maag dan kenapa bisa terjadi.

Maag merupakan gangguan pencernaan yang terjadi dari kerusakan di dinding lambung.

Kerusakan yang terjadi bisa berupa iritasi, luka, maupun adanya benjolan seperti bisul pada lambung.

Akibat dari hal ini, perut dan lambung akan terasa tidak nyaman, seperti proses pencernaan makanan yang menjadi tidak nyaman.

Luka maupun infeksi yang terjadi pada lambung bisa terjadi karena berkurangnya atau bahkan hilangnya lendir tebal pelindung lambung dari cairan asam lambung.

Nah, hal ini kemudian akan menyebabkan cairan asam mulai melukai lambung.

Penyakit maag bisa disebabkan karena infeksi bakteri, makanan yang tidak tepat, maupun konsumsi obat tertentu yang membuat lambung terluka.

Sedangkan GERD atau asam lambung adalah penyakit atau kondisi saat cairan asam pada lambung keluar dari perut dan naik ke kerongkongan.

Karena naiknya cairan asam lambung ini, penderitanya akan merasakan sensasi seperti panas atau terbakar di dada dan bagian belakang mulut.

Kenaikan asam lambung ini bisa disebabkan karena beberapa hal, seperti mengonsumsi makanan berlebihan, terutama yang mengandung gas.

Penyebab lainnya adalah berbaring atau tidur setelah makan, yang akan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Keduanya sering dianggap sama karena punya gejala yang mirip

Tahukah Anda? Orang yang menderita sakit asam lambung, hampir bisa dipastikan kalau juga mengalami kondisi sakit maag.

Namun hal ini tidak berlaku bagi orang yang mengalami maag. Ini artinya, kalau teman-teman mengalami sakit maag, belum tentu kamu juga mengalami sakit asam lambung.

Nah, asam lambung dan sakit maag sering dianggap sama ternyata karena punya gejala yang mirip.

Kedua kondisi ini akan menyebabkan munculnya sakit perut saat gejalanya muncul atau kambuh.

Selain sakit perut, maag dan GERD punya gejala spesifik yang berbeda, kok.

Asam lambung akan menyebabkan sensasi terbakar di kerongkongan atau dada, sedangkan sensai terbakar ketika maag kambuh ada di usus, yaitu di sekitar pusar dan tulang dada.

Rasa sakit perut karena maag biasanya akan berkurang setelah makan atau minum.

Namun gejala ini justru kebalikan dengan asam lambung, yaitu perut justru akan terasa semakin sakit setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Gejala asam lambung juga biasanya akan disertai dengan sakit tenggorokan, batuk, hingga kesulitan menelan.

Untuk mengurangi gejala maag maupun asam lambung, biasanya kita akan disarankan untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat, serta berolahraga. (Tyas Wening)

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Inilah Perbedaan Asam Lambung dan Maag, Gejalanya Sering Dianggap Sama Padahal Berbeda, 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved