Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Terungkap Pendapatan Arab Saudi dari Haji dan Umrah, Terbesar dari Indonesia Disusul Negara Ini

Setiap tahun sebelum pandemi virus corona, jutaan jamaah dari berbagai negara mengunjungi Arab Saudi untuk Umrah. Haji hanya sekali dalam setahun

Editor: Muhammad Hadi
AFP/STR
Para jamaah haji melaksanakan tawaf dengan mengelilingi Ka'bah dengan tetap menjaga jarak dan diberi payung dengan warna masing-masing kelompok di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (29/7/2020). 

Pada tahun 2019, total kunjungan jamaah haji tercatat sebanyak 2,6 juta orang.

Jika digabungkan dengan jumlah jamaah umrah ( haji dan umrah), maka kunjungan orang yang masuk ke Arab Saudi yakni sebanyak 19 juta peziarah.

Bahkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman berencana untuk meningkatkan kapasitas haji menjadi 30 juta jamaah setiap tahun dan menghasilkan sebanyak 50 miliar riyal (13,32 miliar dollar) pendapatan pada tahun 2030.

Uang Pablo Escobar Senilai Rp 268 Miliar Kembali Ditemukan Dalam Kantong Plastik

Sementara jika digabung dengan umrah, sebelum adanya pandemi Covid-19, potensi pendapatan yang masuk ke Arab Saudi mencapai 200 miliar riyal pada tahun 2020.

Upaya ini dilakukan Mohammed bin Salman dalam upaya negaranya untuk mengurangi ketergantungan dari pendapatan minyak.

RATUSAN ribu jamaah haji melaksanakan shalat Ashar, saat seratusan jamaah yang mengalami cacat tubuh mengelilingi Kakbah melalui jembatan yang dibangun khusus untuk para penyandang cacat di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Selasa (8/10). AFP/FAYEZ NURELDINE
RATUSAN ribu jamaah haji melaksanakan shalat Ashar, saat seratusan jamaah yang mengalami cacat tubuh mengelilingi Kakbah melalui jembatan yang dibangun khusus untuk para penyandang cacat di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Selasa (8/10). AFP/FAYEZ NURELDINE ()

Sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah Arab Saudi mulai mempromosikan sektor pariwisata mereka.

Diharapkan di masa mendatang, ada kunjungan wisata dari para jamaah haji selain mengunjungi dua kota suci, Mekkah dan Madinah.

Dampak Virus Corona

Mazen menjelaskan, pandemi virus corona membuat bisnis di Mekkah dan Madinah yang menggantungkan hidup pada jemaah haji kini mengalami kerugian besar.

Update Harga Emas - Berikut Rincian Lengkap Harga Emas Hari Ini Dibandingkan Kemarin

"Bisa dikatakan bisnis saat ini adalah nol, termasuk aktivitas perjalanan lainnya sama sekali tidak berjalan seperti logistik, dan penerbangan.

Tidak ada barang yang bisa dijual. Sejujurnya, kami tidak siap untuk menghadapi situasi ini," jelas Mazen.

Menurut dia, roda ekonomi di Mekkah dan Madinah lumpuh sejak pemerintah Arab Saudi menghentikan seluruh kedatangan jemaah haji dan umrah di tahun ini.

"Banyak dari pemilik usaha harus mengurangi karyawan dalam batas paling minimal. Periode sekarang telah memaksa pemilik usaha untuj menjual aset seperti mobil dan properti lain sekadar untuk bisa tetap bertahan," kata Mazen.

Cinta Sejati Suami, Setia Rawat Istri yang Diamputasi Tangan dan Kaki

Pemerintah Arab Saudi sendiri tak tinggal diam. Perbankan di Arab Saudi diminta memberikan keringanan pada debitur mereka yang terdampak pandemi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved