Luar Negeri
Armenia dan Azerbaijan Perang, Turki Siap Dukung Azerbaijan, Dunia Minta Dihentikan Segera
Dua Musuh bebuyutan Armenia dan Azerbaijan berada di ambang konflik habis-habisan setelah bentrokan mematikan yang merenggut setidaknya 24 nyawa.
Prancis, Jerman, Italia, dan Uni Eropa dengan cepat mendesak gencatan senjata segera, sementara Paus Fransiskus berdoa untuk perdamaian.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan sangat prihatin dan meminta pihak-pihak tersebut untuk berhenti bertempur dan kembali ke pembicaraan.
• Armenia Gempur Azerbaijan, Perebutan Wilayah Separatis Nagorno-Karabakh
Departemen Luar Negeri AS mengatakan telah menghubungi kedua negara dan mendesak mereka untuk menggunakan hubungan komunikasi langsung untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.
Presiden Rusia Vladimir Putin membahas gejolak militer dengan Pashinyan dan menyerukan diakhirinya permusuhan.
Tetapi sekutu Azerbaijan, Turki, menyalahkan Yerevan atas gejolak tersebut dan menjanjikan Baku dukungan penuhnya.
"Rakyat Turki akan mendukung saudara-saudara Azerbaijan kami dengan segala cara kami seperti biasa," kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Twitter.
Presiden Karabakh Harutyunyan mengatakan Turki menyediakan tentara bayaran dan pesawat tempur untuk pertempuran itu, dengan mengatakan perang telah melampaui batas konflik Karabakh-Azerbaijan.
Azerbaijan menuduh pasukan Armenia melanggar gencatan senjata, dengan mengatakan telah melancarkan serangan balasan untuk menjamin keselamatan penduduk, menggunakan tank, rudal artileri, jet tempur, dan pesawat tak berawak.
Dalam pidato yang disiarkan televisi kepada negara itu Minggu (27/9/2020) pagi, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev bersumpah akan menang atas pasukan Armenia.
"Tujuan kami adil dan kami akan menang," katanya, menggemakan kutipan terkenal dari pidato diktator Soviet Joseph Stalin pada pecahnya Perang Dunia II di Rusia.
"Karabakh adalah Azerbaijan," katanya.
Baik Armenia dan Karabakh mengumumkan darurat militer dan mobilisasi militer.
Azerbaijan memberlakukan aturan militer dan jam malam di kota-kota besar.
Armenia mengatakan Azerbaijan menyerang pemukiman sipil di Nagorny Karabakh termasuk kota utama Stepanakert.
Istri Pashinyan, Anna Hakobyan, mengatakan telah pergi ke rumah sakit di Stepanakert untuk bersama saudara dan saudari Karabakhnya.
• Arab Saudi Sumbang Rp 1,48 Triliun ke WHO, Bantu Perang Melawan Pandemi Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/grafis-wilayah-armenia-dan-azerbaijan.jpg)