Minggu, 26 April 2026

Berita Luar Negeri

Air Susu Ibu Dapat Cegah dan Obati Virus Corona, Temuan Terbaru Ilmuwan China

ASI dapat mencegah atau mengobati Covid-19, menurut sebuah studi baru oleh para ilmuwan China.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
South Morning China Post
Sebuah tim peneliti di Beijing menguji efek ASI pada sel yang terpapar virus Sars-CoV-2. 

SERAMBINEWS.COM - Air Susu Ibu (ASI) dapat mencegah atau mengobati Covid-19, menurut sebuah studi baru oleh para ilmuwan China.

Sebuah tim peneliti di Beijing menguji efek ASI pada sel yang terpapar virus Sars-CoV-2.

Susu dikumpulkan pada tahun 2017, jauh sebelum dimulainya pandemi.

Jenis sel yang diuji bervariasi dari sel ginjal hewan hingga sel paru-paru dan usus manusia.

Hasilnya sebagian besar galur virus yang hidup dibunuh oleh susu.

Melansir dari South China Morning Post, Selasa (29/9/2020), ASI memblokir lapisan virus, bahkan melakukan replikasi virus.

Penelitian ini dipimpin oleh Profesor Tong Yigang dari Universitas Teknologi Kimia Beijing.

Ia menulis hasil temuannya pada dua makalah dan mempostingnya padabi orxiv.org, pada hari Jumat (25/9/2020) lalu.

Hasil Penelitian di Jepang, Face Shield tak Cukup Efektif Cegah Covid-19, Ini Sarannya

Sebagian Aceh Diprediksi Hujan Hingga Tiga Hari ke Depan, Adakah Daerah Anda?

Setelah Gandeng Selena Gomez, BLACKPINK Kolaborasi Bareng Rapper Amerika Serikat Cardi B

Sebelumnya menyusui dianggap meningkatkan risiko penularan virus.

Di Wuhan, tempat virus pertama kali terdeteksi, bayi baru lahir dipisahkan dari ibu yang dites positif.

Bayi diberi makan secara eksklusif dengan formula, menurut laporan media China dari Februari.

Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat juga memperingatkan bahwa bayi yang disusui oleh ibu yang dicurigai atau dipastikan terjangkit Covid-19, harus diwaspadai sebagai pembawa virus baru pada anaknya.

Tetapi studi terbaru mendukung sikap resmi Organisasi Kesehatan Dunia bahwa ibu harus terus menyusui bahkan jika mereka mengidap Covid-19.

Badan kesehatan global melacak 46 orang positif Covid-19, menyusui anak-anak mereka di beberapa negara hingga Juni.

Gen virus terdeteksi dalam ASI tiga ibu, tetapi tidak ada bukti infeksi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved