Selasa, 19 Mei 2026

Berita Luar Negeri

Akhir Derita Bocah Diserang Anjing Secara Tragis, Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Anak laki-laki, 2 tahun, meninggal sepuluh hari setelah 'dicabik-cabik' oleh anjing gembala Jerman milik keluarganya tepat di hari ulang tahunnya.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Facebook Tatiana Guba via Thesun.co.uk
Yegor dirawat di rumah sakit setelah serangan itu. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang anak laki-laki berusia dua tahun meninggal setelah berjuang bertahan hidup selama sepuluh hari.

Bocah tersebut diserang dua anjing penjaga rumah saat kedua orang tua tengah asyik merayakan ulang tahunnya.

Yegor kecil awalnya ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dalam genangan darah di luar rumahnya setelah dicabik-cabik oleh dua anjing penjaga gembala Jerman.

Ia meninggal setelah perjuangan putus asa selama sepuluh hari.

Serangan Netizen Indonesia Bernada Rasis dan Penghinaan, Begini Tanggapan Pemerintah Vanuatu

Tangan Bayi Putus Digigit Anjing Saat Ibunya Sedang Istirahat, Bibi Berteriak Kencang Lihat Kejadian

Selama jangka waktu tersebut, kondisinya tetap kritis, terus menjalani ventilator dan dialisis ginjal di Rumah sakit Dnipro, Ukraina, lapor The Sun (29/9/2020).

Jantung anak itu berhenti berdetak satu hari setelah dokter melaporkan kondisinya sedikit membaik.

Dikutip dari The Sun, insiden mengerikan itu terjadi di kota kecil Selvydone, Ukraina Timur, pada hari Jumat (18/9/2020), ketika keluarganya tengah merayakan ulang tahun yang ke-2 anak itu.

Update Corona 29 September, 202 Pasien Positif Covid-19 Sembuh, Terbanyak di Banda Aceh

Balita itu dilaporkan berjalan keluar rumah tanpa diketahui.

Sementara orang tuanya duduk bersenda gurau di meja bersama para tamu untuk merayakan hari ulang tahunnya.

Yegor diduga berjalan di sekitar halaman ketika anjing-anjing keluar dari kandang dan menyerangnya.

Melihat ketidakhadiran anak itu, orang tua pergi mencarinya.

Relawan amal Aleksandra Timoshchenkova, yang membantu keluarga untuk mengumpulkan uang untuk perawatan Yegor mengatakan:

"Anak itu ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dalam genangan darah."

"Anjing-anjing itu masih merobek-robeknya."

Menurut laporan, Anjing Gembala Jerman dilaporkan berhasil keluar dari kandangnya karena ayah Yegor gagal menutup pintunya dengan benar.

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Ini Perbedaannya Dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni

Aduh! Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Aceh Sudah Capai 4.469 Orang, Data Hingga 29 September 2020

Anjing Menangis Setelah Dipaksa Makan Hidangan Bercabai Pedas, Mengalir Air Matanya

Selama serangan, anjing-anjing itu merobek alat kelamin anak itu, anus dan merobek femoralis di kaki kirinya, kata media lokal.

Mengingat tingkat keparahan luka-lukanya, Yegor kecil diangkut dengan helikopter militer ke Rumah Sakit Anak Regional Dnipro, untuk menerima perawatan medis.

Bocah itu dimuat dengan helikopter militer sebelum diangkut ke kota Dnipro, Ukraina.
Bocah itu dimuat dengan helikopter militer sebelum diangkut ke kota Dnipro, Ukraina. (Facebook Tatiana Guba via Thesun.co.uk)

Empat kru ahli bedah mulai berjuang untuk membantu hidup bocah tersebut.

Petugas medis membutuhkan waktu lima jam untuk memulihkan pembuluh darah, kandung kemih, dan ususnya yang rusak. Para dokter juga membuang jaringan 'yang telah dikunyah anjing'.

Natalia Dementyeva, kepala rumah sakit, berkata: "Anak laki-laki itu menderita luka yang sangat parah yang dikenal sebagai luka kotor."

5 Kali Serang Indonesia di Sidang PBB, Netizen Indonesia Serbu Instagram Vanuatu

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Jalani Operasi Cesar di RSU Cut Meutia, Begini Nasib Bayinya

Wanita Kesurupan Dalam Pesawat Setelah Keluar dari Kamar mandi, Lompat-lompat dan Berteriak

Kasus pidana telah diluncurkan karena kegagalan untuk memenuhi tugas sebagai orang tua yang mengakibatkan konsekuensi berat terhadap ayah dan ibu Yegor.

Juru bicara polisi Aleksandra Gavrilko mengatakan: “Orang tua anak laki-laki itu sedang diinterogasi.

Ujian forensik sedang berlangsung.

Orang tua menghadapi hukuman tiga tahun penjara jika terbukti bersalah. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

FITUR Baru WhatsApp, Foto dan Video Akan Terhapus Otomatis Saat Tinggalkan Chat

Gadis Miskin Tewas Diperkosa 4 Pria Kasta Atas, Ditemukan Bersimbah Darah, Sang Ibu Histeris

Liga 1 Ditunda Lagi, Pemain Persiraja yang Tiba di Yogyakarta Kecewa dan Sampaikan Harapan ke PSSI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved