Breaking News:

Berita Luar Negeri

Serangan Netizen Indonesia Bernada Rasis dan Penghinaan, Begini Tanggapan Pemerintah Vanuatu

Ketika seorang pemimpin atau politisi Vanuatu berbicara tentang masalah kemerdekaan Papua Barat, serangan itu kerap diterimanya.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
https://wikitravel.org/
Republik Vanuatu adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan. Vanuatu terletak di sebelah timur Australia, timur laut Kaledonia Baru, barat Fiji dan selatan Kepulauan Solomon. Vanuatu dihuni oleh bangsa Melanesia seperti orang Papua (Wikipedia) 

SERAMBINEWS.COM - Dalam 24 jam terakhir, ratusan komentar yang diduga dari warganet Indonesia yang bernada rasis, penghinaan atau politis, membanjiri kolom komentar media sosial Vanuatu.

Pihak berwenang Vanuatu, dalam hal ini diwakili oleh Manajer Komunikasi Kantor Pariwisata, Nick Howett angkat bicara.

Dia mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya serangan itu terjadi di media sosial Vanuatu, yakni Instagram dan Facebook.

Namun, dia tidak terkejut dengan serbuan komentar yang diterimanya itu.

Ia mengatakan bahwa, setelah seorang pemimpin atau politisi Vanuatu berbicara tentang masalah kemerdekaan Papua Barat, serangan itu kerap diterimanya.

"Setiap kali seorang pemimpin Vanuatu berpidato di PBB, itu terjadi," katanya, dikutip dari ABC News, Rabu (30/9/2020).

Serang Indonesia di Sidang PBB soal Papua, Ternyata Begini Kondisi Ekonomi Vanuatu

5 Kali Serang Indonesia di Sidang PBB, Netizen Indonesia Serbu Instagram Vanuatu

Nick mengungkapkan bahwa, beberapa akun itu nyata, dengan pengguna asli di belakangnya.

Tetapi, katanya, beberapa serangan komentar bernada rasis dan penghinaan itu merupakan dari akun palsu atau 'bot'.

"Maksud saya, itulah yang dikenal dalam bisnis sebagai perilaku tidak autentik yang terkoordinasi, karena tidak otentik bagi akun kami, ini adalah sesuatu yang dihasilkan dari luar," katanya.

Artinya, Nick menuduh bahwa akun-akun yang menyerang media sosial Vanuatu adalah akun palsu yang sudah terkoordinasi.

Ini bukan pertama kalinya akun 'bot' Indonesia dituduh mengomentari dan melakukan spaming di setiap unggahan media sosial Vanuatu.

Pada Oktober tahun lalu, Facebook mengumumkan telah menghapus lebih dari 100 akun Facebook dan Instagram di Indonesia, yang disebut sebagai "perilaku tidak autentik yang terkoordinasi".

Ia menambahkan, pihaknya belum menghapus komentar bernada rasis dan bermuatan politis karena dikhawatirkan malah akan memperburuk situasi.

Selain Vanuatu, Ini Negara-negara di Pasifik yang Kerap Ganggu Kedaulatan RI di PBB

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved