Senin, 20 April 2026

Berita Banda Aceh

Pangdam IM Terima Audiensi Staf Khusus Menteri Kesehatan, Bahas Penanganan Covid-19 di Aceh

Pangdam IM Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, menerima audiensi Staf Khusus Menteri Kesehatan (Menkes) RI Bidang Peningkatan SDM, dr Mariya Mubarika

Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, menerima audiensi Staf Khusus Menteri Kesehatan (Menkes) RI Bidang Peningkatan SDM, dr Mariya Mubarika, bersama rombongan di Kantor BPBD Aceh Besar, Rabu (30/9/2020) 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, menerima audiensi Staf Khusus Menteri Kesehatan (Menkes) RI Bidang Peningkatan SDM, dr Mariya Mubarika, bersama rombongan di Kantor BPBD Aceh Besar, Rabu (30/9/2020).

Pertemuan tersebut dilakukan di sela-sela kegiatan Panglima menghadiri kegiatan panen raya bersama Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo di Aceh Besar.

Dalam pertemuan itu, Staf Khusus Menkes RI ini mengatakan, untuk mengatasi perkembangan Covid-19 di daerah tentunya harus dilakukan bersama-sama, bersinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI dan Polri.

5 Kali Serang Indonesia di Sidang PBB, Netizen Indonesia Serbu Instagram Vanuatu

Menurut dr Mariya Mubarika, untuk saling bersinergi melawan Covid-19, maka masyarakat harus diberi pemahaman akan bahaya Covid-19.

Supaya patuh terhadap protokol kesehatan (Protkes) dan keterlibatan TNI itu penting untuk memberikan peemahaman tentang Covid-19 terus menerus secara rutin kepada masyarakat.

Selain itu, kata dr Mariya, Menkes juga tengah mencanangkan kerja sama dengan organisasi profesi untuk mendeteksi suspek pasien Covid-19 dengan secepat mungkin.

Sementara itu, Pangdam IM, Mayjen TNI Hassanudin, menyampaikan terkait dengan penanganan Covid-19 di Aceh juga telah disampaikan kepada Menteri Kesehatan (Menkes) saat rapat koordinasi melalui virtual beberapa hari lalu.

Polresta Banda Aceh Sudah Bentuk Tim Peucrok Pelanggar Protokol Kesehatan

Kepada Staf Khusus Menkes RI, Pangdam menuturkan bila TNI di Aceh sudah bekerja dengan maksimal, meski para Babinsa hanya mengenakan masker saat menjalankan tugasnya di lapangan.

"Babinsa kita hebat, dengan modal APD masker saja sudah bisa berperan untuk masyarakat," ujar Panglima Kodam IM.

Selain itu, Pangdam IM ini juga menjelaskan tentang konsep yang sedang diterapkan Kodam IM dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di tanah rencong.

"Konsep kita dalam rangka memutus mata rantai Covid-19, di antaranya tentang pemahaman isolasi mandiri, kalau di Jawa sudah bisa dikondisikan.

Tapi kalau di sini belum. Isolasi mandiri di rumah malah berisiko untuk keluarganya. Inilah pemikiran kita yang harus dicanangkan," kata Pangdam IM.

5 Burung Beo Dipisahkan Karena Bicara Kotor, Bos Kebun Binatang Sering Diejek Orang Gendut

Kemudian tentang pendataan pasien Covid-19 di daerah, seperti di Aceh Singkil, karena keterbatasan alat PCR, membuat sampel swab pasien di sana harus dibawa lagi ke Banda Aceh.

"Kurang lebih memakan waktu 12 jam, ditambah lagi waktu proses di Lab-nya. Kami totalitas, dan ini merupakan tanggung jawab kita semua," pungkasnya.

Turuh hadir dalam audiensi tersebut, Aslog Kasdam IM, Aster Kasdam IM, Dandim 0101/BS, dan Kapendam IM.(*)

Berkinerja Terbaik, Bank Aceh Syariah Raih Penghargaan 25th Infobank Award 2020

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved