Berita Banda Aceh
Kasus Covid-19 Aceh, Pasien Sembuh 91 Orang, Kasus Baru VIrus Corona 188 Orang
Kasus Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) Aceh sembuh bertambah lagi 91 orang. Kasus baru virus Corona bertambah 188 orang, dan 6 orang meninggal
Penulis: Subur Dani | Editor: M Nur Pakar
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kasus Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) Aceh sembuh bertambah lagi 91 orang.
Namun angka kesembuhan (recovery rate) naik menjadi 60,8% dari sebelumnya 60,4%.
Kasus baru virus Corona bertambah 188 orang, dan 6 orang meninggal dunia.
Hal tersebut dikemukakan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, akrab disapa SAG kepada awak media, Jumat (2/10/2020).
• Nagan Raya Kembali Buka Posko Perbatasan Kabupaten, Antisipasi Covid-19
Selain angka kesembuhan meningkat, case fatality rate akibat Covid-19 saat ini di Aceh 3,81%.
“Case fatality rate merupakan jumlah kasus kematian dibandingkan jumlah yang dirawat,” jelas SAG.
Penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh meliputi warga Kota Banda Aceh sebanyak 47 orang.
Lhokseumawe 29 orang, Aceh Selatan 9 orang, Aceh Singkil dan Aceh Barat Daya sama-sama 2 orang.
"Sementara warga Bireuen dan Kota Sabang dilaporkan sembuh dari Covid-19 masing-masing 1 orang," rincinya.
• Wali Kota Langsa Hentikan Kembali Belajar di Ruang Kelas, Gantinya Belajar Jarak Jauh
SAG juga merinci kasus konfirmasi hari ini yang meliputi warga Banda Aceh sebanyak 72 orang.
Diikuti Aceh Besar 45 orang, Pidie 9 orang, Aceh Tenggara 6 orang, dan Aceh Tamiang sebanyak 4 orang.
Warga Aceh Selatan dan Kota Langsa, masing-masing 3 orang.
Sementara warga Aceh Barat, Aceh Tengah, Aceh Utara, Lhokseumawe, Pidie Jaya, dan Simeulue, jumlah konfirmasi sama-sama 2 orang.
• VIDEO Tak Cukup Bahan Baku Lokal, Produksi Tepung Kelapa di Simelue Dipasok dari Nias
Warga Gayo Lues dan Kota Sabang juga ada positif positif masing-masing 1 orang.
Selebihnya, 32 orang merupakan warga dari luar daerah.
“Status ‘luar daerah’ itu berdasarkan identitas Kartu Tanda Penduduk, dan untuk kepentingan pemantauan dilakukan oleh Satgas Covid-19 kabupaten/kota di tempat warga tersebut berdomisili atau tinggal saat ini,” jelas SAG. (*)